Facebook Luncurkan Asisten AI untuk Kreator, Saingi TikTok
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Ilustrasi keracunan/JIBI
Harianjogja.com, TRENGGALEK—RSUD dr Soedomo Trenggalek, Jawa Timur, menangani seorang siswa berinisial SA (11) yang mengalami muntah dan diare setelah menyantap makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Siswa tersebut sempat mengalami diare lebih dari 10 kali dan muntah hingga tujuh kali sebelum mendapat perawatan medis.
Dokter Spesialis Anak RSUD dr Soedomo Trenggalek Riza Maulina, Kamis, mengatakan SA menjalani perawatan karena mengalami dehidrasi akibat frekuensi muntah dan diare yang cukup tinggi.
"Anaknya lemas, badannya panas. Jadi kami infus untuk rehidrasi," kata Riza di Trenggalek.
Kondisi Siswa Berangsur Membaik
Berdasarkan pemeriksaan sementara, pasien mengalami gastroenteritis akut yang disertai dehidrasi. Penanganan dilakukan dengan pemberian cairan infus untuk membantu mengatasi kondisi dehidrasi yang dialaminya.
Setelah mendapat terapi cairan, kondisi SA berangsur membaik. Pasien tidak lagi mengalami muntah maupun pusing, meskipun masih merasakan mual dan nyeri ulu hati.
"Saat ini sudah tidak muntah, tidak pusing. Masih mual dan nyeri ulu hati, tetapi kondisinya sudah aman," ujarnya.
Riza mengatakan pemeriksaan laboratorium masih dilakukan untuk mengetahui penyebab keluhan yang dialami pasien. Hasil sementara menunjukkan adanya peningkatan sel darah putih, sedangkan bakteri penyebab belum ditemukan.
Ketua DPRD Trenggalek Jenguk Pasien
Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi turut menjenguk SA di rumah sakit. Berdasarkan pantauannya, kondisi siswa tersebut saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Frekuensi diare SA telah berkurang menjadi sekitar dua kali. Selain itu, pasien sudah dapat makan dengan baik.
"Alhamdulillah, kondisinya sudah bagus. Muntah dan pusing sudah tidak ada, makannya juga sudah bagus," kata Doding.
Doding berharap hasil pemeriksaan laboratorium dapat segera diketahui. Hasil tersebut diperlukan agar dokter dapat menentukan tindak lanjut penanganan, termasuk kemungkinan pasien diperbolehkan pulang apabila kondisinya telah stabil.
Sejumlah Siswa Dilaporkan Mengalami Keluhan
SA merupakan salah satu siswa yang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap makanan MBG di Trenggalek.
Sebelumnya, sejumlah siswa dari beberapa sekolah juga dilaporkan mengalami keluhan serupa. Waktu munculnya gejala pada para siswa tersebut berbeda-beda.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek bersama pihak terkait saat ini melakukan koordinasi dan penanganan untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Langkah itu sekaligus dilakukan untuk memastikan kondisi siswa yang terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Cristiano Ronaldo kembali ke Al Nassr usai menikahi Georgina Rodriguez. Rambut emas barunya jadi sorotan, sementara target 1.000 gol menantinya di musim 2026/20
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh