Gara-Gara Pakai Kursi Roda, Penyandang Disabilitas Dilarang Salat di Dalam Masjid

Newswire
Newswire Selasa, 22 Januari 2019 00:17 WIB
Gara-Gara Pakai Kursi Roda, Penyandang Disabilitas Dilarang Salat di Dalam Masjid

Instagram/Abraham Ismed

Harianjogja.com, PADANG--Perlakuan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas kembali terulang. Kali ini kejadian tersebut menimpa seorang penyandang disabilitas saat hendak menjalankan ibadah salat di di Masjid Raya, Sumatera Barat.

Informasi tersebut pertama kali dibagikan oleh akun Instagram boy1492 atas nama Abraham Ismed yang mengakui sebagai korban diskriminasi tersebut, Minggu (20/1/2019).

Dalam foto yang diunggah, tampak seorang pria penyandang disabilitas berada di sebuah masjid di Kota Padang , Sumatera Barat.

Menurut informasi yang diperoleh Covesia—jaringan Suara.com di Sumatera Barat, pria tersebut dilarang menunaikan salat di dalam masjid.

"Masjid untuk siapa? Kemarin sore saya mendapat kejutan dari para petugas penjaga masjid. Saya yang seorang pengguna kursi roda disuruh untuk turun keluar dari masjid, dengan alasan kursi roda tidak suci dan sebagainya,” tulisnya sebagai keterangan foto. 

Menurutnya, alasan pengusiran itu tidak logis karena sebagai penyandang diasabilitas, kursi roda adalah pengganti kakinya.

“Apakah saya harus mengesot, merangkak, atau berguling-guling ke dalam masjid untuk sembahyang dan berdoa menemui Tuhan saya? Sebagai seorang muslim ini bukan pertama kali saya mendapat diskriminasi seperti ini dari pihak masjid,” ungkapnya.

”Saya berharap, ke depan, tidak ada perlakuan seperti ini lagi terhadap pengguna kursi roda. Padang belum inklusif, sumbar belum inklusif, indonesia tidak ramah disabilitas," tulisnya menutup keterangan foto yang diunggah.

Warganet ikut geram mengetahui postingan tersebut. Mereka pun ikut menghujani postingan dengan berbagai komentar. 

"Sabar ya bang @boy1492 kami turut sedih dan kecewa. Semoga kelak ada perlakuan yang sangat baik di khususkan utk pengguna kursi roda utk masuk ke rmh Allah SWT. Semoga tidak ada diskriminasi lagi," tulis akun @laila.rohima. 

"Semua punya hak yang sama, siapapun dia," komentar @mr.avissh. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : suara.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online