IKN Teken KPBU Rp2,629 Triliun untuk Bangun 8 Tower ASN
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Ganjar Pranowo. /Antarafoto
Harianjogja.com, SRAGEN—Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo angkat bicara ihwal kasus dugaan diksriminasi terkait dengan penggunaan jilbab di sekolah.
Kasus intimidasi yang dialami seorang siswi SMAN 1 Gemolong, Sragen, Jawa Tengah (Jateng), berinisial Z menjadi sorotan berbagai pihak. Z mengaku diintimidasi pengurus Kerohanian Islam (Rohis) melalui pesan Whatsapp (WA) karena tak menggunakan hijab.
Kisah tragis yang dialami Z tersebut menuai simpati Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Dia menegaskan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng bakal datang ke sekolah Z untuk meminta klarifikasi.
“Banyak yang tanya kepada saya soal teror WA ke siswi tak berjilbab di SMA 1 Gemolong Sragen. Dinas P & K [Pendidikan dan Kebudayaan] Provinsi besok pagi akan klarifikasi ke sekolah. Mari kita hormati & saling belajar dengan baik, tidak memaksa apalagi meneror. Saya akan ajak bicara siswa, guru & ortu [orang tua siswa],” terang Ganjar Pranowo lewat akun Twitter miliknya, @ganjarpranowo, Rabu (9/1/2020).
Diberitakan Solopos.com sebelumnya, persoalan yang dialami Z ini juga sampai ke telinga orang tuanya, AP. AP mengaku tersinggung karena ada pesan intimidasi yang menyebut dirinya mendukung Z melakukan sesuatu yang melanggar syariat Islam karena membiarkan anaknya tidak berhijab.
Hal itu membuat AP menyambangi SMAN 1 Gemolong, Sragen, untuk meminta penjelasan sekaligus memediasi antara pengurus Rohis dengannya.
“Kami ingin anak-anak Rohis ini dibina. Mereka ini kan masih polos. Ibarat gelas, mau diisi apa saja bisa. Saya berharap jangan sampai ada diskriminasi lagi yang bisa mengganggu kenyamanan siswa belajar di sekolah. Sebab, tugas utama siswa kan berlajar. Kalau terganggu ya kasihan,” ucap AP.
Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Humas SMAN 1 Gemolong, Sumanti, mengatakan cara pengurus Rohis dalam menyampaikan pesan itu perlu diperbaiki supaya tidak menyinggung perasaan orang lain. Tetapi, ia menegaskan persoalan itu telah selesai.
“Masalah ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Sumanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Menko Polkam Dudung Abdurachman menggelar rapat bersama menteri dan pejabat TNI-Polri membahas karhutla, stok BBM, energi, hingga agraria.
TNI AL memusnahkan 4.364 cartridge vape berisi narkotika senilai Rp34,9 miliar di Lampung. Barang bukti ditemukan di bus rute Medan-Tangerang.
UMKM binaan Astra mencatat potensi transaksi Rp104,9 miliar di Trade Expo Indonesia 2026, termasuk peluang ekspor ke Australia dan Jepang.
Survei BI mencatat SBT dunia usaha turun menjadi 11,46% pada kuartal III/2026. Simak sektor yang melambat dan prospek kuartal IV.
Kasus ISPA Bantul mencapai 11.883 pada April. DPRD meminta penguatan fasilitas Puskesmas dan pencegahan pembakaran lahan.