OPINI: Perkuat Kualitas Layanan Kebidanan Melalui Transformasi Digital
Transformasi digital memperkuat layanan kebidanan melalui telehealth, rekam medis elektronik, dan edukasi digital untuk ibu dan anak.
Bahar bin Smith. / Ist- YouTube
Harianjogja.com, JAKARTA - Polisi bergerak cepat menangani kasus dugaan ujaran kebencian yang melibatkan penceramah Habib Bahar bin Smith. Sejumlah saksi pun diperiksa.
Polri melakukan pemeriksaan terhadap pihak panitia penyelenggara acara penutupan Maulid Arba\'in di Gedung Ba’alawi, Kelurahan Ilir, Ilir Timur Palembang, Sumatera Selatan, yang mengundang pendiri Majelis Pembela Rasullah Habib Bahar bin Smith untuk menyampaikan ceramah.
Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono hal tersebut dilakukan untuk memperkuat barang bukti dari kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) jika melihat serangkaian alat bukti.
"Kemarin ada pemeriksaan tambahan di sumsel Habib Mahdi. Ini adalah yang mengundang HBS melaksanakan ceramah di Palembang," kata Syahar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/12/2018).
Sementara itu, Syahar mmenjelaskan, fokus penyidikan perkara Habib berambut pirang ini masih fokus mendalami tindak pidana UU nomor 40 tahun 2008 pasal 16 Jo Pasal 4 W angka 2 tentang pembebasan diskriminasi ras dan etnis.
"Penyidik sudah menemukan alat bukti terkait itu. Arah penyidikan setelah ditemukan alat bukti mengarah ke pidana UU nomor 40," tutur Syahar.
Status perkara yang menjerat Habib Bahar sendiri sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Terkait hal tersebut, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap 12 saksi dan empat ahli.
Saat ini, Habib Bahar masih menjalani pemeriksaan perdananya sebagai saksi terlapor di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta Pusat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Transformasi digital memperkuat layanan kebidanan melalui telehealth, rekam medis elektronik, dan edukasi digital untuk ibu dan anak.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semangat mengawali hari dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Pameran Pecah Sunyi di Dusun Kembaran, Bantul, menghadirkan seni rupa ke tengah warga sekaligus membuka ruang edukasi dan dialog budaya di desa.
Pemerintah memperkuat mitigasi PHK di sektor industri. Said Iqbal menyebut tekanan berasal dari konflik global, daya beli, hingga relokasi investasi.
Pemerintah menegaskan visi Presiden Prabowo Subianto mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing pada 2045 melalui berbagai program priorita
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.