Polda Jatim Bongkar Jual Beli Akun Ilegal dan Promosi Judi Online
Polda Jatim mengungkap bisnis jual beli akun WhatsApp dan Telegram ilegal serta promosi judi online yang diduga terhubung jaringan Kamboja.
Anggota Basarnas memindahkan kantung jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018). /ANtara Foto-Akbar Nugroho Guma
Harianjogja.com, JAKARTA – Sebanyak 16 jenazah korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Perairan Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Proses identifikasi ke-16 jenazah hari ini, sekaligus menjadi pertanda dihentikannya operasi identifikasi korban kecelakaan pesawat Lion Air oleh tim DVI Polri.
"Bahwa kami sudah operasi DVI selama 24 hari, kami sudah upaya maksimal, hari ini mengumumkan pekerjaan yang kami laksanakan proses identifikasi ini. Hari ini, kami dapat identifikasi 16 penumpang," kata Kapusdokkes Polri Brigjen Arthur Tampi di RS Polri, Jakarta Timur, Jumat (23/11/2018).
Arthur menyampaikan, sampai hari terakhir operasi DVI ini, sudah ada 125 jasad korban dari kecelakaan tersebut yang diketahui identitasnya. Dengan rincian, pria sebanyak 89 dan perempuan 36 orang.
"Untuk kewarganegaraan rinciannya, WNI 123 korban dan WNA ada dua orang, berasal dari Italia dan India," ucap Arthur.
Identitas korban jatuhnya pesawat Lion Air yang berhasil diidentifikasi hari ini adalah sebagai berikut:
1. Hendra Tanjaya (46), pria, DNA.
2. Muhamada Ikhsan (29), pria, melalui DNA.
3. Aji Septian Nugroho (23), pria, melalui DNA.
4. Faisah Harahap (46), pria, melalui DNA.
5. Liu Chandra (49), pria, melalui DNA.
6. Cici Ariska (27), perempuan, melalui DNA.
7. Rumadi Ramadan (40), pria, melalui DNA.
8. Chandra Hasan (69), pria, melalui DNA.
9. Elfira Kusuma Wijayanti (27), perempuan, melalui DNA.
10. Rangga Adiprana (38), pria, melalui DNA.
11. Puti Fatika (19), perempuan, melalui DNA.
12. Heni Heuw (56), perempuan, melalui DNA.
13. Afriyandi (39), pria, melalui DNA.
14. Bhavye Suneja (31), pria, melalui DNA, (pilot).
15. Yoga Perdana (33), pria, melalui DNA.
16. Sui Di (66), perempuan, melalui DNA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Polda Jatim mengungkap bisnis jual beli akun WhatsApp dan Telegram ilegal serta promosi judi online yang diduga terhubung jaringan Kamboja.
Dokter UNS membagikan cara menjaga kesehatan anak saat musim peralihan, mulai dari asupan bergizi, kebersihan hingga imunisasi.
Hashim Djojohadikusumo menyebut pajak digital, termasuk e-commerce dan fintech, mulai dipungut 9 November 2026.
Pemkab Sleman meluncurkan Venue Sleman untuk mempermudah pemesanan dan pembayaran retribusi fasilitas olahraga secara digital.
BNPT mengukuhkan 50 Duta Damai di Sumatera Utara. Mereka dibekali keterampilan digital untuk menangkal intoleransi dan radikalisme.
IPO mencatat kepuasan kinerja Bahlil Lahadalia sebesar 31,1%. Perbedaan hasil dengan Celios disebut dipengaruhi metodologi penelitian.