6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Sandiaga Uno./Antara
Harianjogja.com, SUKOHARJO- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menolak kedatangan cawapres Sandiaga Uno ke kampus mereka.
Aksi demonstrasi mewarnai kunjungan Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk mengisi kuliah umum tentang kewirausahaan, Sabtu.
Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa UMS datang ketika Sandiaga sedang mengisi kuliah umum di GOR UMS.
Mahasiswa sempat masuk di halaman GOR namun akhirnya diminta keluar oleh petugas keamanan kampus. Meski demikian, hal itu tidak menghentikan mahasiswa terus menyampaikan orasi di luar pagar GOR.
Salah satu mahasiswa Abdulrahman mengatakan aksi demonstrasi tersebut merupakan bentuk penolakan politisasi kampus.
"Jika berhubungan dengan kepentingan 2019, kami menolak. Memang ketika kondisi seperti ini generasi milenial termasuk mahasiswa yang paling diunggulkan," katanya.
Meski demikian, menurut dia, datangnya Sandiaga Uno ke UMS justru berpotensi menciderai nama baik mahasiswa dan universitas. "Dari manapun kami akan menolak keras. Hentikan politisasi di lingkungan kampus," kata mahasiswa Teknik Mesin UMS tersebut.
Mahasiswa lain yang juga mengikuti aksi demonstrasi Muhammad Ismail mengatakan bukan berarti aksi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap capres lain Joko Widodo.
"Kami bukan berarti mendukung Joko Widodo. Yang pasti kami menolak politisasi kampus. Oleh karena itu, kami ingin kampus juga membuka ruang demokrasi seluas-luasnya. Kampus memiliki tugas independen yang tidak boleh dipolitisasi," kata mahasiswa jurusan teknik elektro tersebut.
Sementara itu, Rektor UMS Sofyan Anif memastikan kedatangan Sandiaga Uno dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan tidak berhubungan dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019.
Ia mengatakan Sandiaga Uno diundang dalam kapasitasnya sebagai pengusaha muda dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta. "Pak Sandi sudah kami undang sejak Juli 2018, pada saat itu masih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta dan jauh sebelum penetapan capres dan cawapres, tetapi baru bisa datang hari ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Bupati Solok. Kantor PUPR, kesehatan, BKD hingga DPRD terdampak, warga juga dievakuasi.
Lebih dari 1.600 karyawan Apple Italia mogok kerja saat peluncuran iPhone 18 Pro. Serikat pekerja menuntut perbaikan kondisi kerja.
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.