Dasco Bantah Isu Jadi Cawapres, Sebut Ada Pengalihan Isu

Jumali
Jumali Kamis, 05 November 2026 13:47 WIB
Dasco Bantah Isu Jadi Cawapres, Sebut Ada Pengalihan Isu

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di kompleks parlemen, Jakarta. Antara/Bagus Ahmad Rizaldi\r\n\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membantah isu yang menyebut dirinya berpeluang menggantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden. Dasco menegaskan kabar tersebut tidak benar dan merupakan informasi bohong atau hoaks.

Bantahan itu disampaikan Dasco melalui akun media sosial X miliknya pada Rabu (4/11/2026) malam. Pernyataan tersebut kemudian kembali dibagikan melalui akun Instagram resminya pada Kamis (5/11/2026) pagi.

"Saya pastikan itu hoaks," tulis Dasco dalam unggahannya.

Selain membantah isu pencalonan tersebut, Dasco juga menyinggung dugaan adanya upaya pengalihan perhatian publik. Menurut dia, kabar yang mengaitkan namanya dengan posisi cawapres muncul ketika kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pihak lain tengah menjadi sorotan.

"Ada upaya pengalihan isu dari isu panas penyadapan ilegal menjadi Dasco akan jadi cawapres," ujarnya.

Dasco Singgung Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal

Pernyataan Dasco tersebut merujuk pada perkembangan penanganan kasus dugaan penyadapan ilegal yang disebut menyasar Presiden Prabowo Subianto, sejumlah pejabat negara, serta tokoh lainnya.

Perkara itu tengah ditangani aparat kepolisian. Dalam perkembangan penyidikan, sejumlah perwira Polri telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan penyadapan dan intersepsi ilegal. Penetapan tersangka tersebut menjadi bagian dari proses hukum yang masih berjalan untuk mengungkap dugaan tindak pidana dalam perkara tersebut.

Dasco menilai isu yang mengaitkan namanya dengan posisi calon wakil presiden berpotensi menggeser perhatian masyarakat dari perkembangan kasus penyadapan ilegal. Karena itu, dia mengaitkan kemunculan kabar pencalonan tersebut dengan situasi ketika perkara itu sedang ramai diperbincangkan.

Meski demikian, dugaan adanya upaya pengalihan isu tersebut merupakan penilaian yang disampaikan Dasco melalui akun media sosialnya. Belum ada keterangan independen yang membuktikan bahwa penyebaran isu pencalonan dirinya memang dirancang untuk mengalihkan perhatian publik dari kasus dugaan penyadapan ilegal.

Dengan bantahan tersebut, Dasco menegaskan kabar mengenai dirinya yang akan menggantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden tidak benar. Dia memastikan isu tersebut merupakan hoaks, bukan informasi mengenai keputusan atau rencana pencalonan yang telah ditetapkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online