Cristiano Ronaldo Umumkan Pensiun dari Timnas Portugal Setelah 23 Tahun
Cristiano Ronaldo mengumumkan pensiun dari timnas Portugal setelah 23 tahun, dengan catatan 234 penampilan dan 146 gol internasional.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. /Instagram-Bahlil.
Harianjogja.com, JAKARTA—Perjalanan Bahlil Lahadalia menuju panggung politik nasional tidak terlepas dari kehidupan masa kecil yang penuh keterbatasan. Berangkat dari keluarga sederhana di Maluku dan Papua, Bahlil pernah bekerja sebagai penjual kue, kondektur angkutan umum, hingga sopir angkot sebelum membangun karier sebagai pengusaha dan politikus.
Kini, namanya dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam pemerintahan dan politik Indonesia. Selain menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga dipercaya memimpin Partai Golkar sebagai ketua umum.
Perjalanan kariernya mencakup dunia usaha, organisasi pengusaha, pemerintahan, hingga kepemimpinan partai politik. Ia juga pernah menjadi perhatian publik setelah melontarkan istilah "Raja Jawa" dalam pidato politiknya pada 2024. Video soal Raja Jawa tersebut kembali viral di medsos akhir-akhir ini.
Masa Kecil Bahlil Lahadalia dan Perjuangan Menempuh Pendidikan
Bahlil Lahadalia lahir di Banda, Maluku Tengah, pada 7 Agustus 1976. Ia kemudian tumbuh di Fakfak, Papua, dalam lingkungan keluarga dengan kondisi ekonomi sederhana.
Ayahnya bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan ibunya menjadi buruh cuci. Sejak masih duduk di bangku sekolah dasar hingga remaja, Bahlil sudah terbiasa bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
Berbagai pekerjaan pernah dilakoninya, mulai dari berjualan kue, menjadi kondektur angkutan umum, sopir angkot, hingga buruh kasar. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebelum berhasil menempuh pendidikan tinggi.
Di tengah keterbatasan ekonomi, Bahlil tetap melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Port Numbay di Jayapura, Papua.
Pendidikan akademisnya kemudian berlanjut ke jenjang magister di Universitas Cenderawasih. Dari perguruan tinggi tersebut, ia memperoleh gelar Magister Sains (M.Si.).
Merintis Karier sebagai Pengusaha
Sebelum dikenal sebagai pejabat pemerintahan, Bahlil lebih dahulu membangun kiprah di dunia usaha. Ia merintis bisnis di sejumlah sektor, meliputi pertambangan, perkebunan, dan konstruksi.
Selain mengembangkan usaha, Bahlil aktif dalam organisasi pengusaha. Pengalaman organisasinya mencapai posisi penting ketika dipercaya menjadi Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) periode 2015–2019.
Jabatan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan profesionalnya sebelum memasuki pemerintahan. Kiprahnya di lingkungan pengusaha kemudian mengantarkannya ke lingkaran kebijakan ekonomi nasional.
Perjalanan Politik Bahlil hingga Menjadi Menteri ESDM
Karier Bahlil di pemerintahan mulai berkembang ketika Presiden Joko Widodo mempercayainya masuk ke dalam kabinet pada 2019.
Ia dipercaya memimpin Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yang kemudian berkaitan dengan jabatan Menteri Investasi. Selama periode 2019–2024, Bahlil mengawal kebijakan investasi nasional, termasuk berbagai proyek hilirisasi industri.
Perjalanan politik dan pemerintahannya berlanjut dengan penugasan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ia juga dipercaya mengemban tugas sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
Di luar jabatan pemerintahan, Bahlil memperluas pengaruhnya di dunia politik melalui Partai Golkar. Pada Agustus 2024, ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Airlangga Hartarto.
Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar di Jakarta pada 21 Agustus 2024. Sejak saat itu, Bahlil menjadi salah satu figur sentral dalam kepemimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut.
Pernyataan Raja Jawa yang Menjadi Sorotan Publik
Di tengah perjalanan politiknya, Bahlil pernah melontarkan pernyataan yang memicu perhatian luas, yakni penggunaan istilah "Raja Jawa".
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato politik perdananya setelah ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada Munas XI Golkar di Jakarta, 21 Agustus 2024.
Dalam pidatonya di hadapan kader Golkar, Bahlil menyinggung pemerintahan Prabowo-Gibran sebagai kelanjutan pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ia kemudian mengingatkan jajaran partai agar memperhatikan arah kekuasaan demi keberlangsungan partai dan pemerintahan mendatang.
Berikut pernyataan Bahlil yang kemudian menjadi perbincangan:
"Pemerintahan Prabowo-Gibran sebagai kelanjutan dari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Jadi, kita harus lebih paten lagi. Soalnya, 'Raja Jawa' ini kalau kita main-main, celaka kita. Saya mau kasih tahu aja, jangan coba-coba main-main barang ini. Waduh, ini ngeri-ngeri sedap barang ini, saya kasih tahu."
Istilah tersebut memunculkan beragam penafsiran di ruang publik. Pasalnya, Bahlil tidak menyebutkan secara terperinci sosok yang dimaksud dengan sebutan "Raja Jawa".
Respons Politik dan Beragam Penafsiran
Tidak adanya penjelasan mengenai figur spesifik di balik istilah tersebut membuat pernyataan Bahlil berkembang menjadi polemik politik.
Sejumlah pengamat politik menafsirkan istilah "Raja Jawa" sebagai metafora yang menggambarkan kuatnya pengaruh kekuasaan atau pusat gravitasi politik tertinggi di Indonesia saat itu. Namun, ada pula yang memandang pernyataan tersebut sebagai candaan dalam komunikasi politik internal.
Pernyataan Bahlil juga mendapat tanggapan dari sejumlah tokoh politik. Salah satunya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang sempat merespons secara terbuka dengan mempertanyakan pemahaman mengenai makna istilah tersebut.
Hingga menjadi perbincangan publik, Bahlil tidak merinci identitas sosok yang dimaksud dalam pernyataannya. Hal tersebut membuat istilah "Raja Jawa" terus menjadi salah satu bagian yang menonjol dalam perjalanan politiknya.
Dari Pengusaha hingga Pucuk Pimpinan Partai
Perjalanan Bahlil Lahadalia memperlihatkan perpindahan kiprah dari dunia usaha menuju pemerintahan dan kepemimpinan partai politik.
Ia pernah memimpin organisasi pengusaha muda, mengelola kebijakan investasi nasional, hingga menduduki jabatan Menteri ESDM dan Ketua Umum Partai Golkar.
Latar belakang kehidupannya yang sederhana, perjalanan pendidikan, serta pengalaman di berbagai sektor menjadi bagian dari profil politikus kelahiran Maluku tersebut. Namanya kini berada dalam lingkaran penting pengambilan kebijakan pemerintahan dan dinamika politik nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cristiano Ronaldo mengumumkan pensiun dari timnas Portugal setelah 23 tahun, dengan catatan 234 penampilan dan 146 gol internasional.
BPS menjelaskan alasan penduduk yang bekerja satu jam seminggu tetap masuk kategori bekerja berdasarkan standar ILO.
Sebanyak 30 lurah hasil Pilur Serentak 2026 Bantul resmi dilantik untuk masa jabatan 2026-2034. Lurah diminta inovatif dan merangkul seluruh warga.
Banyak lembaga antikorupsi belum menjamin pemberantasan korupsi efektif. Mantan penasihat KPK Suwarsono Muhammad mengungkap perlunya strategi khas Indonesia.
Kemenag menetapkan 52.325 guru sebagai peserta PPG Daljab 2026. Lapor diri dan unggah dokumen dijadwalkan 9–12 November.
Harianjogja.com, SLEMAN—PDAM Tirta Sembada Kabupaten Sleman berkomitmen memperkuat profesionalisme, inovasi, dan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat