Kementan Targetkan Tambahan 600.000 Sapi Perah hingga 2029
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Ilustrasi gempa bumi/JIBI
Harianjogja.com, LOMBOK UTARA-Upaya evakuasi korban bencana gempa bumi berkekuatan 7,0 Skala Richter membutuhkan bantuan alat berat. Gempa dengan episentrum guncangannya di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat terjadi pada Minggu (5/8/2018) malam, pukul 19.46 Wita.
Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani yang ditemui wartawan di Tanjung, Senin (6/8/2018), mengatakan alat berat semacam ekskavator dibutuhkan untuk mengeluarkan korban yang masih tertimpa bongkahan besar dari reruntuhan bangunan.
"Seperti tadi di Masjid di Desa Tanjung, di sana kami berupaya mengeluarkan korban 30 orang, tapi yang bisa kami keluarkan hanya dua orang, sisanya 28 orang masih tertimpa kubah besar. Jadi sampai sekarang belum sempat kami keluarkan, karena harus mnggunakan bantuan alat berat," katanya.
Sementara, untuk kondisi saat ini, jelasnya, timnya bersama instansi terkait, baik dari BPBD, Basarnas, dan PMI, yang berada di Kabupaten Lombok Utara melakukan upaya evakuasi dengan alat seadanya.
"Sekarang kami saat ini belum ada dukungan alat berat. Kita coba maksimalkan yang ada dulu. Semoga bantuan segera datang," ujarnya.
Dari pantauan wartawan Antara untuk wilayah Kabupaten Lombok Utara, hampir seluruh bangunan, seperti rumah, toko, masjid, kantor desa, dan puskesmas yang ada di sepanjang ruas jalan mulai dari gerbang masuk wilayah Kecamatan Pemenang sampai ke Kecamatan Tanjung, roboh.
Sedikit bangunan yang terlihat masih kokoh dengan retakan pada dindingnya. Begitu juga dengan Gedung Kantor Bupati Lombok Utara dan Gedung RSUD Tanjung. Meskipun bangunannya masih nampak berdiri kokoh, namun gentengnya pada berjatuhan dan terlihat retakan pada dindingnya.
Kemudian sepanjang jalan utama menuju pusat pemerintahan Kabupaten Lombok Utara di Kecamatan Tanjung, juga hampir sebagian besar aspalnya retak. Bahkan salah satu jembatan penghubung antara dua desa yang menjadi jalur utama provinsi juga ditutup hingga dilakukan pengalihan arus karena dikhawatirkan roboh akibat adanya retakan.
Untuk kondisi warga pascagempa bumi, sebagian besar bertahan di areal perbukitan belakang rumahnya. Namun tak sedikit yang juga mengasingkan diri ke Lapangan Tanjung, tenda-tenda darurat pengungsian yang berada di dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Lombok Utara tersebut.
Masih terdapat korban yang tertimpa lantai masjid roboh belum dievakuasi di Desa Lading-Lading Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Tidak ada alat berat menyebabkan evakuasi terkendala. Evakuasi dilakukan manual. pic.twitter.com/M45kkmrbXS
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) August 6, 2018
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.