Prabowo Bahas Kerja Sama PLTN dengan Rosatom Rusia
Presiden Prabowo menerima petinggi Rosatom Rusia untuk membahas kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia.
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. - Foto dibuat oleh AI StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia bersiap menguji sistem peringatan dini gempa yang memberi jeda waktu beberapa detik sebelum guncangan kuat terasa. Dalam waktu singkat itu, masyarakat diharapkan bisa melakukan langkah penyelamatan untuk mengurangi risiko korban.
Uji coba sistem Earthquake Early Warning System (EEWS) akan dilakukan pada April 2026 di Jakarta, Jawa Barat, dan Lampung. Sistem ini dikembangkan selama satu hingga dua tahun terakhir untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan teknologi ini mampu memberikan jeda waktu hingga sekitar 20 detik sebelum guncangan utama dirasakan.
“Bergantung pada jarak dari pusat gempa, sistem ini dapat memberikan waktu dari belasan detik hingga sekitar 20 detik,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Ia menambahkan sistem bekerja dengan mendeteksi gelombang primer (P-wave) yang muncul lebih cepat dibandingkan gelombang sekunder (S-wave) yang bersifat lebih merusak. Dari sinilah peringatan dini bisa dikirim sebelum guncangan besar terjadi.
Jeda Singkat Penentu Keselamatan
Faisal menegaskan sistem ini bukan untuk memprediksi kapan gempa akan terjadi. Fungsi utamanya adalah memberikan peringatan saat gempa mulai berlangsung agar masyarakat punya waktu merespons.
Dalam jeda singkat tersebut, masyarakat dapat melakukan mitigasi seperti berlindung di tempat aman, menuju titik evakuasi, atau menghentikan aktivitas berisiko.
Pengembangan sistem ini merupakan hasil kolaborasi BMKG dengan mitra pengembang selama sekitar empat tahun, termasuk investasi besar untuk pemasangan sensor dan penguatan jaringan pemantauan.
Langkah ini dinilai penting mengingat Indonesia berada di kawasan rawan gempa dengan sedikitnya 13 zona subduksi atau megathrust yang berpotensi memicu gempa besar.
Melalui uji coba ini, BMKG berharap masyarakat semakin memahami pentingnya respons cepat saat gempa terjadi, sehingga dampak kerusakan dan korban jiwa dapat ditekan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo menerima petinggi Rosatom Rusia untuk membahas kerja sama pengembangan energi nuklir sipil di Indonesia.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan