Prakiraan Cuaca BMKG Minggu, Hujan Ringan hingga Udara Kabur Melanda Sejumlah Kota
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota pada Minggu. Yogyakarta diprakirakan mengalami udara kabur.
Prof Mahfud MD./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA-Mahfud MD, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi salah satu tokoh yang santer dikabarkan jadi calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir sempat beredar kabar bahwa Jokowi sudah memilih Mahfud MD sebagai cawapres.
Menanggapi hal itu, Mahfud mengaku belum mengetahui soal kabar yang berembus tersebut. "Saya tidak tahu. Kan bukan saya yang memasukkan," kata Mahfud di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7/2019).
Kendati begitu, Mahfud tak menolak apabila nantinya dia yang dipilih oleh Jokowi sebagai cawapres. Dia mengaku akan memberikan jawaban soal kesiapannya secara langsung ke Jokowi. "Nanti saya jawab. Saya jawabnya ke Pak Jokowi," ucap Mahfud sembari tertawa.
Sejauh ini, Mahfud menekankan belum ada komunikasi lebih lanjut terkait Pilpres 2019 dengan Jokowi. Meskipun dia tak menampik selalu menjalin komunikasi yang baik dengan orang nomor satu di Indonesisa itu.
"Tidak ya (kalau bicarakan soal politik). Kalau soal pilpres tidak ada ya," tutup Mahfud.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota pada Minggu. Yogyakarta diprakirakan mengalami udara kabur.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.