Kejagung Periksa 3 Saksi dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
Prof Mahfud MD./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA-Mahfud MD, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi salah satu tokoh yang santer dikabarkan jadi calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir sempat beredar kabar bahwa Jokowi sudah memilih Mahfud MD sebagai cawapres.
Menanggapi hal itu, Mahfud mengaku belum mengetahui soal kabar yang berembus tersebut. "Saya tidak tahu. Kan bukan saya yang memasukkan," kata Mahfud di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7/2019).
Kendati begitu, Mahfud tak menolak apabila nantinya dia yang dipilih oleh Jokowi sebagai cawapres. Dia mengaku akan memberikan jawaban soal kesiapannya secara langsung ke Jokowi. "Nanti saya jawab. Saya jawabnya ke Pak Jokowi," ucap Mahfud sembari tertawa.
Sejauh ini, Mahfud menekankan belum ada komunikasi lebih lanjut terkait Pilpres 2019 dengan Jokowi. Meskipun dia tak menampik selalu menjalin komunikasi yang baik dengan orang nomor satu di Indonesisa itu.
"Tidak ya (kalau bicarakan soal politik). Kalau soal pilpres tidak ada ya," tutup Mahfud.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.