Asupan Zat Besi Anak Baru 65,8 Persen, Ini Dampaknya
Asupan zat besi anak Indonesia baru 65,8 persen dari AKG. Dokter RSCM mengingatkan dampaknya terhadap kognitif dan tumbuh kembang.
Presiden Joko Widodo. /Antara-Wahyu Putro
Harianjogja.com, SURABAYA-DPP PDI Perjuangan memaparkan kriteria figur yang tepat sebagai calon wakil presiden yang bakal mendampingi Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019.
"Yang paling utama, ada tiga kriteria yang kami nilai tepat untuk mendampingi Jokowi di Pilpres mendatang," ujar Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah di sela Rakor Tiga Pilar Partai di Surabaya, Sabtu (28/04/2018).
Dia menjelaskan kriteria pertama cawapres nantinya harus seorang figur yang memiliki visi kenegaraan sama dengan PDI Perjuangan dan Jokowi, yaitu membangun negara Pancasila sebagaimana cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.
Kriteria kedua dan ketiga, kata dia, seorang cawapres harus memiliki faktor elektoral yang dapat menambah elektabilitas Jokowi di bursa Pilpres 2019 serta tokoh yang memiliki chemistry atau kecocokan dan mampu bekerja sama yang baik dengan Jokowi. "Ini karena konsep presiden dan wakil presiden merupakan kepemimpinan dwi tunggal, yakni menyatu antara jiwa dan raga, berorientasi ke rakyat, dan yang paling penting, Jokowi harus nyaman dengan wakilnya termasuk mampu membantu tugas-tugas presiden jika terpilih nantinya," ucapnya.
Sementara itu, ketika disinggung nama yang masuk bursa calon pendamping Jokowi, Wakil Ketua MPR RI tersebut mengaku belum mengerucut ke satu nama dan figur-figur yang muncul sangat berpeluang. "Bahkan, nama yang belum muncul dalam bursa pun masih sangat mungkin untuk digandeng. Tunggu saja, masih ada waktu sebelum masa pendaftaran calon presiden pada 4-10 Agustus 2018," kata dia.
Di bursa Pemilihan Presiden 2019, selain PDI Perjuangan, beberapa partai politik sudah menyatakan mengusung Jokowi maju sebagai calon presiden, seperti Partai NasDem, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Golkar. Kemudian, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, Partai Perindo, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).
Pada kesempatan tersebut, Basarah juga berharap kepada partai-partai politik yang mendukung Jokowi untuk tetap melanjutkan kerja sama politik jika figur yang ditunjuk partai tersebut tidak digandeng sebagai cawapres oleh Jokowi. "Harapan PDI Perjuangan, karena cawapres satu, maka banyak yang terpanggil, tapi hanya satu yang terpilih. Kalau akhirnya Jokowi memilih bukan di antara calon yang muncul dari partai politik, kami harapkan kerja sama politik terus dilanjutkan karena kerja sama tidak diukur dari diterima atau tidaknya sebagai cawapres," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Asupan zat besi anak Indonesia baru 65,8 persen dari AKG. Dokter RSCM mengingatkan dampaknya terhadap kognitif dan tumbuh kembang.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.