Menaker Yassierli Ungkap Skill yang Dibutuhkan Generasi Muda

Newswire
Newswire Sabtu, 26 September 2026 12:47 WIB
Menaker Yassierli Ungkap Skill yang Dibutuhkan Generasi Muda

Tenaga Kerja. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta generasi muda memperkuat kompetensi dan kemampuan beradaptasi untuk menghadapi perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat.

Menurut Yassierli, perkembangan kecerdasan artifisial (AI), digitalisasi, ekonomi hijau, hingga perubahan demografi turut mengubah jenis pekerjaan sekaligus cara pekerjaan dilakukan.

Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, Yassierli mengatakan kondisi tersebut membuat generasi muda perlu memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

"Dalam menyikapi perubahan tersebut, tidak cukup jika hanya berbekal ijazah. Kita perlu menyiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi yang relevan, pengalaman kerja, kemampuan beradaptasi, dan memiliki kemauan untuk terus belajar," kata Yassierli.

Dorong Reskilling dan Upskilling

Yassierli juga mendorong generasi muda membekali diri dengan kemampuan reskilling dan upskilling. Peningkatan kompetensi tersebut dinilai tidak hanya penting untuk menghadapi perubahan pekerjaan, tetapi juga membuka peluang memasuki jenis pekerjaan baru yang muncul seiring perkembangan teknologi.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), kata Yassierli, turut mendorong penguatan core skills dan integrated skills.

Core skills mencakup kompetensi teknis, sertifikasi, portofolio, serta pengalaman praktik. Sementara itu, integrated skills menekankan kemampuan menggabungkan berbagai kompetensi sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.

Menurut dia, perubahan teknologi, terutama perkembangan AI, tidak berarti menghilangkan pentingnya peran manusia dalam dunia kerja.

"Di tengah perkembangan AI, peran manusia dalam kreativitas, empati, integritas, kemampuan mengambil keputusan harus terus diperkuat. Oleh karena itu, kita perlu belajar bekerja bersama teknologi," katanya.

Adaptasi Jadi Kemampuan Penting

Selain keterampilan teknis, kemampuan beradaptasi juga perlu terus dibangun. Yassierli mengatakan kemampuan tersebut dapat dikembangkan melalui growth mindset, pengalaman, serta ketekunan dalam meningkatkan kompetensi.

Untuk mendukung hal tersebut, Kemnaker mengembangkan berbagai program peningkatan kompetensi bagi generasi muda.

Dukungan tersebut dilakukan melalui Balai Pelatihan Vokasi, Magang Nasional, pengembangan talenta, serta sertifikasi kompetensi yang berlandaskan standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Yassierli menegaskan perubahan dunia kerja akan terus berlangsung sehingga generasi muda perlu memiliki kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan keterampilan.

"Dunia kerja akan terus berubah. Sehingga, generasi muda harus memiliki semangat untuk terus belajar, meningkatkan keterampilan, dan beradaptasi dengan perubahan. Pemerintah hadir untuk memastikan ekosistem pendukungnya tersedia," ujar Yassierli.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online