2,4 Juta Genteng Jatiwangi Dikirim, Menperin Tegaskan Standar Mutu

Newswire
Newswire Senin, 09 November 2026 02:17 WIB
2,4 Juta Genteng Jatiwangi Dikirim, Menperin Tegaskan Standar Mutu

Display produk genteng untuk program Gentengnisasi Presiden Prabowo Subianto. /Bisnis-Desynta Nuraini\r\n\r\n

Harianjogja.com, MAJALENGKA—Sebanyak 2,4 juta genteng produksi Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, disiapkan untuk mendukung program perumahan pemerintah. Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji memastikan seluruh material yang digunakan dalam program Presiden Prabowo Subianto tersebut harus memenuhi standar kualitas tinggi.

Penegasan itu disampaikan Sarmuji saat peluncuran pengiriman 2,4 juta genteng produksi Jatiwangi di Kabupaten Majalengka, Minggu. Menurutnya, program pemerintah yang menyasar masyarakat kecil tidak boleh mengesampingkan mutu bahan bangunan.

"Jangan disangka kalau Pak Presiden bicara program untuk rakyat terus kualitasnya boleh rendah. Tidak boleh rendah. Kualitasnya harus terjaga, karena rakyat harus menikmati mutu yang tinggi juga," ujar Sarmuji.

Kementerian Perindustrian, lanjut dia, akan memastikan genteng yang digunakan dalam program gentengisasi memiliki standar dan kualifikasi yang tinggi.

"Program gentengisasi ini sungguh luar biasa. Program yang oleh Bapak Presiden diarahkan betul semaksimal mungkin anggaran yang sedemikian besar itu dinikmati oleh rakyat. Dan rakyat itu adalah rakyat kecil, terutama di Jatiwangi, Majalengka ini," katanya.

Genteng Harus Memenuhi Standar SNI

Sarmuji menjelaskan salah satu tanggung jawab Kementerian Perindustrian adalah memastikan genteng untuk program perumahan memiliki kualitas yang baik. Material tersebut harus kuat, tidak mudah pecah, serta tidak gampang mengalami kebocoran.

Dia mencontohkan pengujian kualitas genteng produksi Jatiwangi yang diperlihatkan dalam kegiatan tersebut. Genteng bahkan digunakan sebagai alat musik oleh seorang pemusik untuk menunjukkan ketahanan material.

"Tadi saya lihat ada pemusik pakai musik alatnya genteng. Kalau tidak di-SNI (Standar Nasional Indonesia)-kan, mutunya tidak dites oleh Kementerian Perindustrian, dipukul tiga kali sudah hancur genteng tadi itu. Alhamdulillah dipukul berkali-kali, genteng dari Jatiwangi, Majalengka tetap utuh dan insyaAllah tahan dari bocor," katanya.

Menurut Sarmuji, pada awalnya sejumlah pelaku industri kecil pergentengan kemungkinan masih memiliki keraguan. Namun, pendampingan Kementerian Perindustrian untuk meningkatkan kualitas produksi membantu pelaku usaha menghasilkan genteng dengan standar yang lebih tinggi.

Hasilnya, sejumlah industri kecil di Jatiwangi telah mendapatkan sertifikasi SNI dari Kementerian Perindustrian.

"Terima kasih kepada Bapak Presiden yang sudah meluncurkan program ini dengan sangat luar biasa," katanya.

Distribusi 2,4 Juta Genteng Jangkau 27 Kabupaten/Kota

Pengiriman 2,4 juta genteng tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan ratusan armada angkutan. Pada tahap awal disiapkan sekitar 450 unit truk, sedangkan total armada yang direncanakan mencapai 600 truk.

Distribusi genteng akan menjangkau 27 kabupaten/kota, termasuk wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Pengiriman ini ditujukan untuk mendukung berbagai program perumahan, terutama program bedah rumah yang dilaksanakan pemerintah daerah.

Selain memenuhi kebutuhan program perumahan pemerintah, genteng produksi Majalengka tersebut juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan perumahan di daerah asalnya. Pengiriman juga mencakup dukungan terhadap kolaborasi dengan pengembang dan mitra sektor swasta.

Pemerintah Awasi Kualitas dan Ketepatan Pengiriman

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan pemerintah akan memastikan seluruh tahapan distribusi berjalan terkoordinasi. Pelaksanaannya melibatkan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Pengawasan mencakup kesesuaian jumlah genteng yang dikirim, pemenuhan standar kualitas, hingga ketepatan waktu distribusi. Pemerintah juga menekankan pentingnya pendataan tenaga kerja yang terlibat agar dampak ekonomi program tersebut dapat dihitung secara jelas.

Program pengiriman 2,4 juta genteng ini melibatkan 34 unit usaha kecil dan menengah (UKM) di Kabupaten Majalengka, khususnya Kecamatan Jatiwangi.

Seluruh 34 UKM tersebut telah mengantongi sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Sementara itu, 11 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lainnya masih menjalani proses sertifikasi.

Keterlibatan puluhan pelaku usaha tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program gentengisasi yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan material perumahan, tetapi juga melibatkan industri kecil di daerah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online