Pengangguran di DIY Menurun, Sektor Pertanian Serap Tenaga Kerja Terbesar
BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka DIY turun menjadi 3,33 persen pada Agustus 2026, dengan jumlah penduduk bekerja mencapai 2,20 juta orang.
Prabowo bertemu 10 mantan Kapolri dan Kapolri Suyudi di Hambalang, di tengah pengusutan kasus dugaan penyadapan. /Antara.
Harianjogja.com, BOGOR—Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan 10 mantan Kapolri bersama Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto dan sejumlah pejabat utama Polri di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.
Pertemuan yang mempertemukan para mantan pimpinan Polri lintas periode tersebut berlangsung di tengah pengusutan kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo, sejumlah tokoh, dan masyarakat sipil. Kasus itu diduga melibatkan seorang jenderal bintang empat sekaligus mantan Kapolri berinisial LSP bersama beberapa perwira tinggi Polri.
Berdasarkan siaran resmi Sekretariat Presiden, pertemuan diawali dengan sambutan Presiden Prabowo. Sebelum memasuki ruang pertemuan, Prabowo terlebih dahulu menyalami satu per satu mantan Kapolri yang hadir.
10 Mantan Kapolri Hadir di Hambalang
Sepuluh mantan Kapolri yang menghadiri pertemuan tersebut merupakan para purnawirawan yang pernah memimpin institusi Polri dalam rentang 1998–2019.
Mereka adalah Jenderal Pol. (Purn.) Roesmanhadi, Jenderal Pol. (Purn.) Surojo Bimantoro, Jenderal Pol. (Purn.) Da’i Bachtiar, Jenderal Pol. (Purn.) Sutanto, dan Jenderal Pol. (Purn.) Bambang Hendarso Danuri.
Selanjutnya, hadir Jenderal Pol. (Purn.) Timur Pradopo, Jenderal Pol. (Purn.) Sutarman, Jenderal Pol. (Purn.) Badrodin Haiti, Jenderal Pol. (Purn.) Rusdiharjo, serta Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian.
Dalam daftar mantan Kapolri yang hadir, tidak terdapat nama Jenderal Pol. (Purn.) Idham Aziz. Ia diketahui menjabat sebagai Kapolri pada periode 1 November 2019 hingga 27 Januari 2021.
Sejumlah Pejabat Negara Dampingi Prabowo
Selain jajaran mantan Kapolri dan Kapolri Jenderal Suyudi, pertemuan di Hambalang juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara.
Mereka antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, serta Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
Hadir pula Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI Yusuf Jauhari dan Sekretaris Kabinet Letkol Infanteri Teddy Indra Wijaya.
Dalam dokumentasi yang disiarkan Sekretariat Presiden, para mantan Kapolri dan Kapolri Suyudi duduk mengelilingi meja bundar dengan Prabowo berada di bagian tengah.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menempati posisi di sebelah kanan Presiden, sedangkan Kapolri Jenderal Suyudi duduk di sisi kirinya.
Di belakang jajaran tersebut terlihat sejumlah pejabat utama Polri, di antaranya Kabareskrim Komjen Pol. Asep Safrudin dan Kadiv Propam Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap.
Sekretariat Presiden memperlihatkan rekaman video bagian awal pertemuan tersebut. Namun, rekaman yang disiarkan Istana tidak dilengkapi suara sehingga isi pembicaraan antara Prabowo, Kapolri, dan para mantan Kapolri belum diketahui dari dokumentasi tersebut.
Dalam siaran resmi itu disebutkan bahwa setelah pertemuan dibuka oleh Presiden Prabowo, beberapa mantan Kapolri turut menyampaikan pembicaraan kepada Presiden.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka DIY turun menjadi 3,33 persen pada Agustus 2026, dengan jumlah penduduk bekerja mencapai 2,20 juta orang.
Target cadangan minyak 60 hari dinilai perlu dicapai bertahap. Pengadaan stok tambahan 40 hari diperkirakan membutuhkan Rp70 triliun.
Pelni memberikan diskon 30% tiket kapal kelas ekonomi untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sebanyak 35 persen kecelakaan di DIY pada 2025 terjadi malam hari. Dishub DIY mengoptimalkan aplikasi Sigap Aset.
Kebakaran garasi bus Damri di Bandung menghanguskan 10 bus dan berdampak pada 13 rumah warga. Satu orang mengalami sesak napas.
Sleman meraih peringkat terbaik I Parasamya Karya Kencana Regional 3 berkat sinergi lintas sektor dalam program GENTING.