Penyerangan Jemaah Masjid di Duren Sawit, Polisi Dalami Motif

Newswire
Newswire Minggu, 08 November 2026 23:17 WIB
Penyerangan Jemaah Masjid di Duren Sawit, Polisi Dalami Motif

Foto ilustrasi penangkapan pelaku tindak kejahatan. / Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT

Harianjogja.com, JAKARTA—Polisi masih menyelidiki motif penyerangan terhadap tiga jemaah Masjid Darul Ma’arif, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. Seorang pria berinisial F yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut telah diamankan setelah ditangkap saksi bersama sejumlah jemaah lainnya.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan penyidik tengah mendalami berbagai aspek, mulai dari latar belakang terduga pelaku hingga kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam penyerangan tersebut.

"Penyidik masih mendalami motif, latar belakang, serta kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam peristiwa tersebut," kata Alfian saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Pemeriksaan terhadap F juga diarahkan untuk mengetahui kemungkinan keterlibatannya dengan jaringan tertentu maupun adanya motif ideologi.

"Termasuk mendalami apakah terdapat motif ideologi atau keterkaitan dengan jaringan tertentu," ujar Alfian.

Polisi Belum Simpulkan Motif Penyerangan

Meski seorang terduga pelaku telah diamankan, kepolisian belum menetapkan kesimpulan mengenai motif penyerangan di Masjid Darul Ma’arif tersebut.

Menurut Alfian, penyidik masih melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi saat jemaah melaksanakan salat Subuh berjamaah.

"Kami tidak ingin berspekulasi dan akan mendasarkan setiap kesimpulan pada fakta serta alat bukti yang diperoleh dalam proses penyidikan," ucap Alfian.

Polisi masih menelusuri latar belakang F, termasuk kemungkinan adanya perencanaan sebelum kejadian. Pemeriksaan tersebut juga mencakup dugaan hubungan terduga pelaku dengan jaringan tertentu.

Penyerangan Terjadi Saat Salat Subuh

Peristiwa penyerangan berlangsung pada Minggu sekitar pukul 04.15 WIB di Masjid Darul Ma’arif, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula ketika sejumlah jemaah melihat api di depan pintu masjid. Beberapa orang kemudian berusaha memadamkan api tersebut.

Namun, di tengah situasi itu, terjadi penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap tiga jemaah yang berada di dalam masjid.

Akibat kejadian tersebut, ketiga korban mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan medis. Dua korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, sedangkan satu korban lainnya dirawat di Rumah Sakit Harum.

Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Tabung Gas

Selain memeriksa terduga pelaku dan saksi, polisi juga melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga telah dipersiapkan oleh terduga pelaku.

Barang-barang yang ditemukan meliputi dua senjata tajam berupa kapak dan belati, dua tabung gas elpiji berukuran tiga kilogram, serta bahan bakar jenis bensin.

Temuan tersebut menjadi bagian dari barang bukti yang didalami penyidik dalam proses pengungkapan kasus penyerangan terhadap tiga jemaah tersebut.

Di tengah penyelidikan yang masih berlangsung, Alfian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh peristiwa tersebut.

Masyarakat juga diminta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi agar tidak memunculkan spekulasi di tengah proses penanganan perkara oleh kepolisian.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online