Mahasiswa ITB Meninggal Dunia saat Ikuti ITB Ultra Marathon 2026

Newswire
Newswire Minggu, 18 Oktober 2026 20:27 WIB
Mahasiswa ITB Meninggal Dunia saat Ikuti ITB Ultra Marathon 2026

Ketua Panitia ITB Ultra Marathon 2026 Aleks Suhanto./Antara-ITB

Harianjogja.com, BANDUNG—Seorang mahasiswa Program Sarjana Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Institut Teknologi Bandung (ITB), Dody Muhammad Pasha, meninggal dunia saat mengikuti ajang ITB Ultra Marathon 2026.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar kawasan Pesantren Al-Ittihad, Cianjur, Jawa Barat, pada Sabtu (17/10/2026). Saat itu, Dody tengah berlari sambil membawa bendera komunitas Tambang Berlari dalam kategori Relay 16.
Ajang lari tersebut diikuti sebanyak 5.216 pelari. Kabar meninggalnya Dody dikonfirmasi Ketua Panitia ITB Ultra Marathon 2026 Aleks Suhanto dan Race Director Ahmad Shalahuddin Zulfa di Bandung, Minggu (18/10/2026).
Pihak panitia menyampaikan bahwa tim medis di lapangan langsung memberikan pertolongan darurat ketika Dody mengalami keluhan kesehatan.
"Saat kejadian, tim medis yang bertugas di lapangan, termasuk dokter, telah memberikan tindakan pertolongan pertama kepada peserta tersebut. Selanjutnya, peserta dirujuk ke Rumah Sakit Dr Hafiz Cianjur untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Berbagai tindakan medis telah dilakukan oleh tim rumah sakit, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia," kata Aleks Suhanto.

Pimpinan ITB Dampingi Keluarga Dody Muhammad Pasha
Setelah mendapat kepastian dari pihak medis, jajaran pimpinan ITB bersama panitia dan perwakilan alumni langsung mendampingi keluarga Dody di rumah sakit.
ITB diwakili Pelaksana Tugas (Plt.) Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB Prof. Edwan Kardena, Direktur Kemahasiswaan ITB Prof. Muhammad Insanu, serta pengurus Ikatan Alumni Teknik Pertambangan ITB.
Komunitas Tambang Berlari, Himpunan Mahasiswa Tambang ITB (HMT ITB), dan panitia penyelenggara juga berkoordinasi untuk mengawal proses pemulangan jenazah ke rumah duka di Jambi.
Menurut keterangan ITB, jenazah Dody diberangkatkan dari Jawa Barat pada Minggu (18/10/2026) dan dijadwalkan tiba di Jambi pada malam hari. Prosesi pemakaman direncanakan berlangsung pada Senin (19/10/2026).
Untuk mendampingi keluarga hingga proses pemakaman selesai, ITB mengutus Kepala Subdirektorat Humas ITB Imam Santoso bersama perwakilan FTTM ITB.

Rektor ITB Sampaikan Belasungkawa
Ungkapan duka cita juga disampaikan langsung oleh Rektor ITB Prof. Tatacipta Dirgantara saat memimpin doa bersama di garis finis ITB Kampus Ganesha, Bandung, pada Minggu.
Atas nama panitia, Aleks Suhanto menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Dody. Ia juga memohon doa dari keluarga besar ITB, alumni, peserta, dan masyarakat agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
"Atas nama seluruh panitia ITB Ultra Marathon 2026, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Dody Muhammad Pasha. Kami memohon doa dari seluruh keluarga besar ITB, alumni, peserta, dan masyarakat agar almarhum diterima seluruh amal ibadahnya serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," kata Aleks.

Pelari Diimbau Memperhatikan Kondisi Kesehatan
Menyusul peristiwa tersebut, komunitas Tambang Berlari mengimbau para pelari untuk selalu memperhatikan kondisi fisik dan kesehatan selama berlari.
Komunitas itu juga meminta pelari meningkatkan kesiapsiagaan dengan menghubungi marshal internal apabila merasakan keluhan fisik saat berada di lintasan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai pengingat pentingnya memperhatikan kondisi tubuh dan segera melaporkan gangguan kesehatan ketika mengikuti kegiatan lari jarak jauh.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online