Karhutla Picu Pembatalan Dua Penerbangan di Bandara Soetta

Newswire
Newswire Sabtu, 17 Oktober 2026 10:07 WIB
Karhutla Picu Pembatalan Dua Penerbangan di Bandara Soetta

Pesawat komersial Airbus A320-214 milik maskapai penerbangan Citilink bersiap lepas landas di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, yan tertutup kabut asap, Kamis (17/9/2026)./Antara-Nova Wahyudi

Harianjogja.com, TANGERANG— Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney) Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta mencatat dua penerbangan dari dan menuju bandara tersebut terpaksa dibatalkan akibat gangguan jarak pandang yang dipicu kabut asap.

Assistant Deputy Communication & Legal Soekarno-Hatta Executive Office, Yudistiawan, mengatakan pembatalan dilakukan untuk menjaga keselamatan lalu lintas udara. Kondisi jarak pandang di sejumlah bandara tujuan dilaporkan berada di bawah batas minimum sehingga berpotensi membahayakan penerbangan.

"Kami terus memantau perkembangan kondisi operasional penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan penanganan penerbangan dan penumpang terdampak berjalan dengan baik," katanya menjaskan.

Informasi tersebut disampaikan Yudistiawan di Tangerang, Sabtu (17/10). Pengelola bandara terus memantau perkembangan kondisi operasional sekaligus berkoordinasi dengan maskapai dan pihak terkait untuk menangani dampak pembatalan maupun penundaan penerbangan.

Pengelola Bandara Siapkan Mitigasi Penumpukan Penumpang

Gangguan penerbangan akibat kabut asap karhutla turut diantisipasi melalui sejumlah langkah mitigasi di terminal Bandara Soekarno-Hatta. Upaya ini disiapkan untuk mencegah potensi penumpukan atau kepadatan penumpang yang terdampak penundaan maupun pembatalan jadwal penerbangan.

Menurut Yudistiawan, langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran arus penumpang sekaligus memastikan standar pelayanan kepada pengguna jasa bandara tetap terpenuhi.

"Kami juga memastikan langkah-langkah mitigasi di terminal tetap disiapkan agar pelayanan kepada pengguna jasa berjalan optimal. Saat ini, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap terkendali," ujarnya.

Meski terdapat dua penerbangan yang dibatalkan, pengelola menyatakan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih terkendali. Pemantauan kondisi penerbangan dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan tetap dilakukan untuk menangani situasi tersebut.

Calon Penumpang Diminta Cek Jadwal Penerbangan

Untuk mengantisipasi kendala perjalanan, pihak bandara mengimbau calon penumpang memeriksa status penerbangan sebelum berangkat menuju bandara. Pengecekan perlu dilakukan secara berkala melalui kanal resmi maskapai masing-masing guna memperoleh informasi jadwal terbaru.

Imbauan ini disampaikan agar penumpang dapat mengetahui perkembangan jadwal penerbangan di tengah gangguan jarak pandang akibat kabut asap karhutla.

"Masyarakat dan calon pengguna jasa penerbangan yang membutuhkan informasi tambahan terkait layanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports melalui saluran telepon 172," kata dia.

Dengan demikian, calon penumpang yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan Bandara Soekarno-Hatta dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports di nomor 172.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online