BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Panas, Suhu Lampung Capai 38,2C, Jogja 35
BMKG mencatat suhu 38,2°C di Lampung. Di DIY, cuaca Jumat (16/10/2026) diprediksi cerah dengan suhu Sleman dan Jogja mencapai 35°C.
Foto ilustrasi senapan angin dibuat dengan artificial intelligence.
Harianjogja.com, MAYBRAT— Personel Komando Operasi (Koops) Habema TNI menemukan satu pucuk senjata api jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di sebuah gua di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat (16/10). Senjata tersebut diduga merupakan milik anggota organisasi Papua Merdeka (OPM) yang sebelumnya merampasnya dalam penyerangan terhadap personel TNI pada Maret 2026.
Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, mengatakan penemuan senjata itu merupakan hasil penelusuran sejumlah lokasi berdasarkan informasi yang diperoleh dari pemeriksaan Wakil Panglima Kodap IV Soraya OPM, Zakarias Fatem, yang ditangkap pada Rabu (14/10).
Dalam siaran pers resmi Koops Habema yang diterima di Jakarta, Sabtu (17/10), Riyanto menjelaskan senjata tersebut sebelumnya dirampas kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya dalam peristiwa penyerangan terhadap personel Satgas Yonif 9 Marinir di wilayah Sory pada 22 Maret 2026.
"Senjata tersebut sebelumnya dirampas kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya dalam peristiwa penyerangan terhadap personel Satgas Yonif 9 Marinir di wilayah Sory pada 22 Maret 2026," kata Pangkoops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto dalam siaran pers itu.
Tiga Satuan Terlibat dalam Penemuan Senjata
Riyanto menjelaskan, penemuan senjata di gua wilayah Maybrat tersebut melibatkan personel dari tiga unsur satuan. Mereka terdiri atas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 9 Marinir, Denkul 4/Rajawali V dari Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad, serta Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 764/IB.
Menurut dia, personel melakukan penelusuran setelah memperoleh informasi dari pemeriksaan Zakarias Fatem. Upaya tersebut kemudian mengarah pada sejumlah lokasi hingga akhirnya satu pucuk senjata api berhasil ditemukan.
Pengamanan kembali senjata Caracal beserta amunisinya menjadi bagian dari upaya mencegah penggunaan senjata api secara tidak semestinya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat maupun aparat keamanan.
"Pengamanan kembali senjata tersebut merupakan bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan senjata api yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat maupun aparat," kata Riyanto.
TNI Masih Mencari Senjata K3 Daewoo
Meski satu pucuk senjata telah ditemukan, Koops Habema TNI masih melanjutkan penelusuran di wilayah Maybrat. Riyanto mengatakan masih ada satu senjata api jenis K3 Daewoo yang berdasarkan informasi awal diduga disembunyikan di kawasan tersebut.
Ryanto melanjutkan, hingga saat ini personelnya masih mencari satu pucuk senjata api jenis K3 Daewoo yang berdasarkan informasi awal masih disembunyikan di wilayah Maybrat.
Dia memastikan personel Koops Habema TNI akan terus melakukan penelusuran senjata demi memastikan keamanan masyarakat Papua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG mencatat suhu 38,2°C di Lampung. Di DIY, cuaca Jumat (16/10/2026) diprediksi cerah dengan suhu Sleman dan Jogja mencapai 35°C.
Pemkab Gunungkidul menawarkan peluang investasi pabrik obat herbal senilai Rp89,8 miliar dan sekolah berasrama Rp44,2 miliar.
Karhutla memicu pembatalan dua penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta akibat kabut asap. Calon penumpang diminta mengecek jadwal terbaru.
Koops Habema TNI menemukan senjata Caracal dan 17 butir amunisi di gua Maybrat. Satu senjata K3 Daewoo masih dalam pencarian.
KPK menemukan Rp934 juta dalam tong biru di rumah adik Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Total uang yang disita mencapai Rp1,2 miliar.
IHSG anjlok pada Jumat (16/10), Ade Jona Prasetyo dari HIPMI mengajak masyarakat tidak panik dan tetap optimistis terhadap ekonomi Indonesia.