Serangan Houthi ke Bandara Saudi Tewaskan 19 Orang, Melukai 364 Lainnya

Newswire
Newswire Jum'at, 16 Oktober 2026 09:47 WIB
Serangan Houthi ke Bandara Saudi Tewaskan 19 Orang, Melukai 364 Lainnya

Pasukan Houthi berbaris sambil memegang senjata api. (ANTARA/Anadolu)

Harianjogja.com, ISTANBUL—Serangan kelompok Houthi Yaman terhadap sejumlah bandara di Arab Saudi dilaporkan menewaskan 19 orang dan menyebabkan 364 orang lainnya terluka. Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dan Bandara Internasional Abha menjadi dua lokasi yang terdampak serangan tersebut.

Juru Bicara Koalisi Arab Saudi, Turki al-Maliki, mengatakan intensitas serangan Houthi terhadap Arab Saudi meningkat sejak awal Oktober. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers yang disiarkan Saudi Alekhbariya News TV, Kamis (15/10), waktu setempat.

"Serangan Houthi terhadap Kerajaan Arab Saudi semakin meningkat sejak awal Oktober, setelah eskalasi oleh kelompok pro-Iran terhadap Arab Saudi sejak Juli," kata al-Maliki.

Bandara Riyadh Jadi Sasaran 20 Kali Serangan

Al-Maliki menyebut Bandara Internasional King Khalid di Riyadh telah menjadi sasaran 20 kali serangan Houthi sejak awal Oktober. Serangan yang terjadi pada 7 hingga 11 Oktober di bandara tersebut dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan luka-luka dalam jumlah besar.

"Tujuh belas orang tewas dan 333 lainnya terluka dalam serangan terhadap bandara tersebut pada 7 hingga 11 Oktober," katanya.

Sementara itu, serangan terhadap Bandara Internasional Abha di wilayah Asir, Arab Saudi bagian barat daya, dilaporkan menewaskan dua orang dan melukai 28 lainnya.

Koalisi Arab juga mencatat tiga orang terluka dalam serangan terhadap Bandara Internasional King Abdullah di wilayah Jazan.

Menurut otoritas Saudi, lima bandara di negara tersebut, termasuk bandara utama di Riyadh, menjadi sasaran serangan Houthi sejak 5 Oktober. Serangkaian serangan itu mengakibatkan korban tewas dan luka-luka, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap operasional penerbangan.

Houthi Klaim Serang Jet Tempur Typhoon Saudi

Di tengah rangkaian serangan terhadap bandara, kelompok Houthi Yaman pada Rabu malam mengklaim telah menyerang sebuah jet tempur Arab Saudi menggunakan rudal permukaan-ke-udara di wilayah udara Provinsi Saada, Yaman utara.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan rudal tersebut menghantam langsung pesawat sehingga berisiko jatuh. Saree mengklaim pesawat yang menjadi sasaran merupakan jet tempur Typhoon milik Arab Saudi.

Menurut Saree, pesawat tersebut lepas landas dari pangkalan udara di Taif, Arab Saudi bagian barat. Namun, hingga laporan tersebut disampaikan, belum ada tanggapan langsung dari otoritas Arab Saudi terkait klaim serangan terhadap jet tempur tersebut.

Pada hari yang sama, Houthi juga mengklaim telah menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh menggunakan rudal balistik. Klaim itu muncul di tengah laporan mengenai serangkaian serangan terhadap sejumlah bandara di Arab Saudi.

Sepuluh Serangan Menargetkan Lima Bandara

Data yang dihimpun Anadolu berdasarkan pernyataan resmi mencatat sebanyak 10 serangan menargetkan lima bandara di Arab Saudi pada periode 5–11 Oktober.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan 20 orang, melukai ratusan orang, dan mengganggu perjalanan udara.

Adapun angka korban yang disampaikan Koalisi Arab dalam konferensi pers mencakup 19 orang tewas dan 364 orang terluka akibat serangan terhadap sejumlah bandara. Perbedaan angka korban dalam laporan tersebut merujuk pada keterangan dari sumber yang berbeda.

Rangkaian serangan ini menimbulkan dampak terhadap keselamatan masyarakat dan operasional transportasi udara di Arab Saudi. Sementara itu, klaim Houthi mengenai serangan terhadap jet tempur Saudi belum mendapat tanggapan langsung dari otoritas negara tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online