Jenazah Kru KM Arupadatu I Tiba di Soetta, Dibawa ke Pandeglang

Newswire
Newswire Kamis, 24 September 2026 09:27 WIB
Jenazah Kru KM Arupadatu I Tiba di Soetta, Dibawa ke Pandeglang

Jenazah Sukarman, kru KM Arupadatu I, tiba di Soetta dari Bengkulu dan langsung dibawa ke rumah duka di Pandeglang. /Antara.

Harianjogja.com, PANDEGLANG—Jenazah Sukarman (60), salah satu kru kapal cepat KM Arupadatu I yang membawa rombongan jurnalis dan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Kamis.

Jenazah Sukarman tiba di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.35 WIB. Jenazah diterbangkan dari Bengkulu menggunakan maskapai Batik Air dengan nomor penerbangan ID6817.

Setibanya di bandara, jenazah langsung dijemput Bupati Pandeglang Dewi Setiani. Selanjutnya, jenazah dibawa ke kargo human remains transit lounge untuk menjalani proses serah terima dari pihak Polda Bengkulu.

Setelah proses tersebut, jenazah Sukarman langsung dibawa menuju kediamannya di Kampung Pagedongan, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Pandeglang.

"Kami atas nama pemerintah daerah dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Polda Bengkulu dan juga Polda Banten yang sudah memfasilitasi kepulangan warga kami. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan," kata Bupati Pandeglang.

Pemkab Pandeglang Dampingi Pemulangan

Bupati Dewi menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Sukarman. Dia juga memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang membantu proses pemulangan jenazah hingga kembali ke daerah asal.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang memastikan pendampingan dilakukan sepanjang prosesi pemulangan jenazah Sukarman hingga ke tempat peristirahatan terakhir.

"Kami akan mengantarkan sampai prosesi dishalatkan dan juga dimakamkan," tambahnya.

Dua Warga Masih Dalam Pencarian

Sementara itu, pemerintah daerah masih memantau perkembangan pencarian terhadap dua warga lainnya yang hingga kini masih dalam pencarian.

Bupati Dewi mengatakan Pemkab Pandeglang akan terus membuka ruang koordinasi bersama tim penyelamat untuk memenuhi harapan keluarga korban.

"Kami pemerintah daerah mempunyai juga tanggung jawab dan kewenangan tersendiri, tapi kami menghormati semua keputusan yang sudah diambil oleh pihak-pihak dari Basarnas, TNI, Polri," kata dia.

Pemerintah daerah, lanjut Dewi, tetap memantau perkembangan penanganan bersama pihak terkait, termasuk proses pencarian terhadap dua warga yang masih belum ditemukan.

Lima jurnalis tersebut diketahui hilang kontak sejak Senin (7/9). Mereka sedang melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kelima jurnalis yang berada dalam rombongan tersebut yakni pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas, Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni yang merupakan fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

Selain lima jurnalis, perjalanan tersebut juga diikuti dua awak kapal dan seorang pemandu yang turut berada dalam rombongan selama peliputan aktivitas di kawasan Gunung Anak Krakatau.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online