Karhutla Bulungan Ditangani, Kementerian PU Kerahkan 2 Truk Tangki

Newswire
Newswire Minggu, 23 Agustus 2026 05:27 WIB
Karhutla Bulungan Ditangani, Kementerian PU Kerahkan 2 Truk Tangki

Kementerian PU mengerahkan 10 personel dan dua truk tangki air untuk membantu penanganan karhutla di Bulungan, Kalimantan Utara. /Antara.

Harianjogja.com, KALIMANTAN UTARA—Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan personel dan sarana pendukung untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Selimau 3, Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Dukungan tersebut dilakukan melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Utara bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V Tanjung Selor dalam Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan kementeriannya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla dan kekeringan selama musim kemarau 2026. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menyediakan infrastruktur pendukung di lapangan.

"Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat," ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Dalam penanganan karhutla tersebut, BPBPK Kalimantan Utara mengerahkan lima personel Satgas Tanggap Darurat. Jumlah yang sama juga diterjunkan BWS Kalimantan V Tanjung Selor.

Selain personel, Kementerian PU menyiagakan dua unit truk tangki air. Masing-masing kendaraan memiliki kapasitas 4.000 liter untuk membantu memasok air ke lokasi kebakaran.

Upaya pemadaman dan pemblokiran penyebaran api dilakukan secara terpadu bersama tim gabungan. Tim tersebut melibatkan BPBD Kabupaten Bulungan, BPBPK Kalimantan Utara, BWS Kalimantan V Tanjung Selor, Polres Bulungan, serta Manggala Agni Kementerian Kehutanan.

Kepala BPBPK Kalimantan Utara Syafrudin mengatakan pengerahan personel dan armada air menjadi bagian dari respons cepat Kementerian PU untuk membantu pemerintah daerah dan instansi terkait menangani kondisi darurat.

“Melalui dukungan personel dan sarana prasarana yang tersedia, kami berupaya membantu mempercepat proses pemadaman dan pengendalian api, sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi,” ujar Syafrudin.

Kementerian PU juga terus mendorong koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana dan kondisi darurat. Penyediaan sarana dan prasarana diharapkan dapat memperkuat penanggulangan karhutla sekaligus mengurangi dampak lanjutan, termasuk gangguan asap terhadap masyarakat.

Melalui unit pelaksana teknis di Kalimantan Utara, Kementerian PU menyatakan akan terus mendukung pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam penanganan bencana sesuai tugas dan kewenangannya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online