IHSG Anjlok 8,01%, BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham
IHSG anjlok 8,01% ke level 5.393,92 pada pembukaan 16 Oktober 2026. BEI memberlakukan trading halt selama 30 menit.
Perumahan. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Satuan Tugas (Satgas) Perumahan meminta penyaluran kepemilikan unit Rumah Susun (Rusun) Manggarai benar-benar menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pengawasan diperketat untuk mencegah unit hunian strategis tersebut dikuasai spekulan.
Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengatakan seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut harus memastikan proses pendataan hingga pembiayaan berjalan sesuai sasaran.
Hashim mengingatkan agar tidak ada oknum yang memanfaatkan program hunian vertikal di kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD) Manggarai untuk memborong unit.
“Ini jangan nanti ada oknum nakal, jangan sampai ini nanti salah disalurkan ke orang-orang yang tidak butuh. Jadi ini yang kita minta, betul-betul diperhatikan. Jangan diborong,” ujar Hashim saat ditemui di Kompleks Manggarai, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, sistem verifikasi oleh perbankan penyalur juga harus dilakukan secara ketat. Langkah tersebut penting untuk memastikan kepemilikan hunian tersebar secara adil dan tidak dimanfaatkan pihak tertentu.
Hashim juga mewaspadai kemungkinan penggunaan nama pihak ketiga untuk menguasai lebih dari satu unit. Karena itu, proses pendataan peminat hingga akad pembiayaan perlu mendapatkan pengawasan sejak awal.
“Satu pelanggan, satu peminat hanya dapat satu tempat [unit]. Karena ini program bagus. Tapi, eksekusinya harus diperhatikan,” tegasnya.
Rusun Manggarai Dibangun untuk Program 3 Juta Rumah
Proyek Rusun Manggarai merupakan bagian dari pengembangan kawasan TOD yang dikerjakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, PT KAI Properti Manajemen.
Peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek tersebut dilakukan pada Jumat (21/8/2026). Pengembangan hunian vertikal ini menjadi bagian dari realisasi Program 3 Juta Rumah yang merupakan salah satu agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menargetkan pembangunan Rusun Manggarai dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 18 bulan.
“Pengerjaan total akan memakan waktu selama 18 bulan, dimulai hari ini. Pertengahan 2028 lah [selesai],” ujar Bobby.
Rusun tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 2,2 hektare dengan status HP-HPL dan kepemilikan tanah oleh KAI.
Bangunan hunian vertikal itu dirancang setinggi 24 lantai dengan total 3.784 unit hunian. Lokasinya yang berada di kawasan Manggarai membuat proyek tersebut memiliki akses terhadap berbagai jaringan transportasi publik.
Dengan konsep TOD, hunian tersebut diharapkan tidak hanya menyediakan tempat tinggal bagi MBR, tetapi juga memberikan kemudahan akses menuju berbagai moda transportasi.
Pengawasan terhadap proses kepemilikan menjadi salah satu faktor penting agar tujuan pembangunan hunian terjangkau tersebut tetap sesuai dengan sasaran program pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IHSG anjlok 8,01% ke level 5.393,92 pada pembukaan 16 Oktober 2026. BEI memberlakukan trading halt selama 30 menit.
SIM Keliling Jogja Sabtu 17 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Frosinone mengalahkan Sassuolo 4-2 pada pekan ketujuh Liga Italia. Antonio Raimondo mencetak hattrick dalam kemenangan di Stadion Benito Stirpe.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 17 Oktober 2026 didominasi cerah. Simak prediksi suhu, kelembapan, dan kondisi cuaca di lima kabupaten/kota
Muhammad Suryo meresmikan Masjid Hj Anis Syarifah di Palihan, Kulon Progo, sebagai wakaf untuk almarhumah istrinya, Anis Syarifah.
Cek jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Sabtu 17 Oktober 2026. Ada rute Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.