KRI Sriwijaya Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, Ini Spesifikasinya
KRI Sriwijaya akan menjadi kapal induk pertama Indonesia. Simak spesifikasi, mesin, pesawat, persenjataan, kapasitas, dan fungsi kapal.
Ismi Ulfaida, siswa Sekolah Rakyat asal Polewali Mandar, menjadi calon Paskibraka nasional pertama dari Sekolah Rakyat untuk HUT RI ke-81. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Seorang siswa Sekolah Rakyat mencatat sejarah dengan terpilih sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional untuk upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Siswa tersebut adalah Ismi Ulfaida dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Ismi menjadi salah satu perwakilan Sulawesi Barat dalam seleksi Paskibraka tingkat nasional bersama M. Deni Fikri dari UPTD SMA Negeri 1 Wonomulyo.
Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Rima Agristina mengatakan terpilihnya Ismi menjadi calon Paskibraka nasional merupakan catatan penting bagi Sekolah Rakyat.
"Alhamdulillah ada satu calon Paskibraka ini yang berasal dari Sekolah Rakyat," kata Rima saat meninjau latihan gabungan Paskibraka di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok, Jawa Barat, Sabtu.
Menurut Rima, keikutsertaan Ismi di tingkat nasional diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa Sekolah Rakyat di berbagai daerah untuk mengikuti kegiatan kepaskibrakaan.
Ia berharap semakin banyak siswa Sekolah Rakyat yang tertarik mengikuti proses seleksi dan mampu lolos hingga tingkat nasional pada tahun-tahun berikutnya.
"Mudah-mudahan ini menyemangati Sekolah Rakyat lainnya untuk juga berlatih kepaskibrakaan sehingga tahun depan bisa lebih banyak lagi dari Sekolah Rakyat," ujarnya.
Seleksi dari Tingkat Kabupaten hingga Nasional
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa kesempatan menjadi anggota Paskibraka terbuka bagi seluruh siswa sekolah menengah, termasuk peserta didik Sekolah Rakyat.
"Pada prinsipnya terbuka untuk semua sekolah menengah," kata Yudian.
Sementara itu, Ismi mengaku tidak menyangka dapat melaju hingga tahap nasional. Awalnya, ia hanya memasang target untuk lolos sebagai perwakilan di tingkat provinsi.
"Saya juga enggak nyangka bisa sampai di tingkat nasional karena targetnya provinsi," kata Ismi.
Ismi merupakan satu-satunya siswa dari sekolahnya yang berhasil lolos dalam proses seleksi. Sebelumnya, ia mengikuti seleksi bersama seorang siswa laki-laki dari sekolah yang sama.
Perjalanan Ismi kemudian berlanjut melalui tahapan seleksi tingkat kabupaten dan provinsi hingga mengikuti proses verifikasi di tingkat pusat.
"Alhamdulillah saya lulus sampai di tingkat pusat. Terus saya mengikuti pelatihan," ujarnya.
Bagi Ismi, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan. Terlebih, dirinya menjadi siswa Sekolah Rakyat pertama yang berhasil mencapai tahap calon Paskibraka tingkat nasional.
"Tentunya sangat bersyukur dan bangga karena bisa terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di tingkat nasional, apalagi dari Sekolah Rakyat yang pertama," katanya.
Saat ini, Ismi bersama para calon Paskibraka lainnya mengikuti latihan gabungan sebagai persiapan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.
Keterlibatan Ismi sekaligus membuka peluang lebih besar bagi siswa Sekolah Rakyat lainnya untuk mengikuti pembinaan dan seleksi Paskibraka pada tahun-tahun mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KRI Sriwijaya akan menjadi kapal induk pertama Indonesia. Simak spesifikasi, mesin, pesawat, persenjataan, kapasitas, dan fungsi kapal.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.
Danantara membuka opsi mengembangkan perusahaan tekstil yang sudah ada, dengan mempertimbangkan mesin, teknologi, lapangan kerja, dan return investasi.