Prakiraan Cuaca Hari Ini: DIY Cerah, Sebagian Besar RI Berawan
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah pada Kamis (6/8/2026), sementara sebagian besar wilayah Indonesia didominasi cerah berawan hingga berawan tebal.
BRIN mengembangkan sepatu berbahan karet produksi lokal mulai Rp75 ribu untuk mendukung kebutuhan siswa dalam program Sekolah Rakyat. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA— Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan inovasi sepatu berbahan karet produksi lokal dengan harga mulai sekitar Rp75 ribu. Produk tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan alas kaki bagi peserta didik dalam program Sekolah Rakyat sekaligus mendorong pemanfaatan produk dalam negeri.
Kepala BRIN Arif Satria memperkenalkan sepatu tersebut saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis. Ia mengatakan inovasi itu lahir sebagai respons atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar BRIN menghadirkan solusi terhadap kebutuhan sepatu dengan harga yang terjangkau.
"Ini sepatu BRIN produk lokal. Ini Pak Presiden (Prabowo Subianto) juga pesan; 'BRIN tolong dong bikin yang bisa menyelesaikan masalah sepatu'," kata Arif Satria.
Dikembangkan di Serpong dengan Bahan Karet Lokal
Arif menjelaskan sepatu tersebut merupakan hasil pengembangan BRIN di Serpong. Seluruh bagian sepatu menggunakan bahan karet sehingga biaya produksinya dapat ditekan tanpa mengurangi kenyamanan saat digunakan.
"Ini semuanya dari karet, harga murah, kurang dari Rp80 ribu," ujarnya.
Menurut Arif, harga sepatu yang dikembangkan BRIN masih bervariasi bergantung pada model, motif, dan material pendukung yang digunakan.
Sebagian produk dipasarkan dengan harga sekitar Rp75 ribuan, sedangkan beberapa model lain dijual dengan harga di atas Rp100 ribu.
"Ya saat ini harga kan bervariasi, motifnya, bahannya, sekitar Rp75 ribuan. Ada juga yang di atas Rp100 ribu juga ada," katanya.
BRIN Siapkan Produksi Massal Bersama Mitra Industri
Agar inovasi tersebut dapat dimanfaatkan lebih luas, BRIN berencana menggandeng mitra industri untuk memproduksi sepatu secara massal.
Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas distribusi produk kepada masyarakat.
"Ya nanti kita mencari mitra industri supaya bisa produksi lebih banyak lagi," kata Arif.
Diprioritaskan untuk Kebutuhan Sekolah Rakyat
Arif mengatakan arah pengembangan sepatu tersebut difokuskan untuk membantu memenuhi kebutuhan alas kaki bagi siswa yang mengikuti program Sekolah Rakyat.
"Ya memang nanti kita arahnya untuk bisa membantu Sekolah Rakyat," ujar Arif.
Saat berbincang dengan wartawan, Arif juga mempersilakan awak media mencoba sepatu hasil inovasi BRIN tersebut. Menurutnya, sepatu itu memiliki bobot yang ringan, nyaman dikenakan, sekaligus tetap terjangkau dari sisi harga.
Dipaparkan Bersama Riset Strategis BRIN
Kehadiran Arif Satria di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta merupakan bagian dari agenda pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sekitar 150 peneliti BRIN.
Dalam pertemuan tersebut, para peneliti dijadwalkan memaparkan berbagai hasil riset dan inovasi yang dikembangkan BRIN untuk mendukung penyelesaian beragam persoalan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah pada Kamis (6/8/2026), sementara sebagian besar wilayah Indonesia didominasi cerah berawan hingga berawan tebal.
Realisasi Dana Keistimewaan Bantul mencapai Rp23 miliar atau 69,9 persen. BPKPAD optimistis target 80 persen terpenuhi sebelum penyaluran tahap III.
Sri Sultan HB X menegaskan AI di industri asuransi harus menjaga martabat manusia. OJK menyebut AI hanya menjadi alat bantu profesional.
DPR meminta Polri memperkuat pemberantasan judi online setelah PPATK mencatat 467,32 juta transaksi judol pada semester I 2026.
IESR menilai proyek PLTS 100 GW perlu menjadi program nasional agar target pembangunan dalam tiga tahun dapat tercapai dan mendorong ekonomi.
SPPG Jatisarono, Nanggulan, dihentikan sementara usai dugaan keracunan MBG yang menyebabkan sekitar 70 siswa SMKN 1 Nanggulan mengalami mual dan diare.