Karhutla Meluas, Jateng Minta Jalur Pendakian Gunung Ditutup
Pemprov Jawa Tengah meminta penutupan sementara jalur pendakian gunung untuk mengantisipasi karhutla di Lawu, Sumbing, dan kawasan Dieng.
Ketua DPR RI, Puan Maharani (kiri). Bisnis/ Muhammad Sulthon S.K
Harianjogja.com, JAKARTA— Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mengkaji terlebih dahulu wacana penggabungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan Badan Geologi. Menurut Puan, kajian diperlukan karena kedua lembaga tersebut memiliki tugas yang berbeda.
Puan menyampaikan pandangan tersebut setelah mengikuti rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (8/9/2026). Ia menegaskan setiap rencana perubahan kelembagaan harus dipastikan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
"Jadi, lebih baik dikaji dulu dan pengkajiannya itu harus memang bermanfaat," kata Puan usai rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.
Puan Buka Peluang DPR Dukung Penggabungan
Puan mengatakan DPR RI pada prinsipnya tidak menutup kemungkinan mendukung rencana penggabungan BMKG dan Badan Geologi apabila pemerintah dapat memastikan langkah tersebut membuat kinerja kedua lembaga menjadi lebih efektif.
Menurut dia, efektivitas menjadi salah satu hal yang perlu menjadi pertimbangan dalam pembahasan wacana tersebut. Dengan kajian yang matang, pemerintah dapat memastikan perubahan kelembagaan tidak sekadar menggabungkan institusi, tetapi benar-benar menghasilkan pelayanan yang lebih baik.
Ia mengatakan jika pemerintah menganggap bahwa penggabungan dua lembaga itu akan lebih efektif, DPR RI pun akan mendukung hal tersebut.
Selain persoalan kelembagaan, Puan juga menanggapi kemungkinan adanya penambahan anggaran untuk lembaga-lembaga tersebut. Ia tidak mempermasalahkan apabila pemerintah menambah alokasi anggaran selama peningkatan anggaran tersebut diikuti manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
"Bagi kami tidak apa-apa (anggaran ditambah). Namun, harus manfaatnya harus lebih baik daripada sebelumnya," ucap Puan.
Wacana Muncul Setelah Rentetan Bencana
Wacana penggabungan BMKG dan Badan Geologi sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Rencana tersebut muncul di tengah rentetan bencana yang melanda sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.
Presiden Prabowo menyampaikan pemerintah akan membahas lebih lanjut mengenai rencana penggabungan kedua lembaga tersebut. Pembahasan itu berkaitan dengan upaya pemerintah memperkuat penanganan serta antisipasi terhadap berbagai potensi bencana di Indonesia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berencana menggabungkan BMKG dengan Badan Geologi, menyusul rentetan bencana yang melanda tanah air beberapa waktu ini. Menurut dia, pemerintah pun akan membahas lebih lanjut soal itu.
Adapun, Presiden menyampaikan hal itu ketika memimpin rapat terbatas bersama sejumlah kementerian dan lembaga pada Senin (8/9).
Rencana tersebut kini mendapat perhatian dari DPR RI. Puan menekankan pentingnya kajian sebelum keputusan mengenai penggabungan dua lembaga tersebut diambil.
Menurut Puan, perbedaan tugas antara BMKG dan Badan Geologi menjadi salah satu alasan mengapa rencana tersebut perlu dikaji secara menyeluruh. Pemerintah perlu memastikan desain kelembagaan baru tidak mengurangi fungsi masing-masing lembaga dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, apabila hasil kajian menunjukkan penggabungan dapat membuat pelayanan dan kinerja menjadi lebih efektif, DPR RI menyatakan siap mendukung langkah pemerintah tersebut.
Puan juga menegaskan penambahan anggaran bukan menjadi persoalan selama alokasi tersebut mampu menghasilkan manfaat yang lebih baik dibandingkan kondisi sebelumnya. Dengan demikian, efektivitas kelembagaan dan manfaat bagi masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam menyikapi rencana tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemprov Jawa Tengah meminta penutupan sementara jalur pendakian gunung untuk mengantisipasi karhutla di Lawu, Sumbing, dan kawasan Dieng.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 24 Oktober 2026. Tarif mulai Rp12.000.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 24 Oktober 2026 melayani lima tujuan dengan tarif Rp80.000. Simak jam keberangkatan bus dari bandara.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak waktu keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak waktu keberangkatan dan kedatangannya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 24 Oktober 2026 dari Palur tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di setiap stasiun.