Hasil AFF Women's Cup 2026 Indonesia Ditahan Imbang Kamboja 1-1
Hasil AFF Women's Cup 2026, Timnas Putri Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Kamboja pada laga terakhir Grup B di Malaysia.
Perumahan. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Kesempatan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah pertama melalui program rumah subsidi terus terbuka. Hingga 15 Juli 2026, penyaluran pembiayaan rumah melalui Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 101.978 unit rumah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp12,67 triliun.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan akses kepemilikan rumah yang terjangkau bagi masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang dijalankan pemerintah.
Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Heru Pudyo Nugroho, mengatakan realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP hingga pertengahan Juli 2026 menunjukkan kolaborasi yang terus berjalan antara pemerintah, BP Tapera, bank penyalur, dan pengembang dalam memperluas akses pembiayaan perumahan bagi MBR.
"Kami optimistis target penyaluran FLPP tahun 2026 dapat tercapai melalui penguatan kolaborasi dengan seluruh bank penyalur dan pengembang. Yang terpenting, semakin banyak MBR yang dapat segera memiliki rumah pertama dengan skema pembiayaan yang terjangkau," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7/2026).
Selain rumah yang telah terealisasi, BP Tapera juga mencatat sebanyak 25.599 unit rumah masih berada dalam berbagai tahapan proses penyaluran. Unit tersebut tersebar pada tahap pembangunan, rumah siap akad, persetujuan kredit, hingga akad kredit yang belum dilakukan pencairan dana.
Data tersebut menunjukkan proses penyaluran FLPP masih terus berjalan dan berpotensi meningkatkan jumlah penerima manfaat dalam beberapa waktu ke depan. Keberadaan puluhan ribu unit yang masih diproses juga menjadi indikator tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan rumah yang terjangkau.
Menurut Heru, capaian penyaluran tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terus diperkuat bersama berbagai pemangku kepentingan di sektor perumahan. Kolaborasi yang terjalin dinilai penting untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah dapat memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah dan tepat sasaran.
Di sisi lain, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menilai BP Tapera memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan Program 3 Juta Rumah melalui pengelolaan dan penyaluran dana FLPP.
"Saya berharap BP Tapera semakin kredibel sebagai lembaga yang mengelola dan menyalurkan dana FLPP," kata Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara.
Ia menambahkan, tata kelola yang baik, akuntabel, transparan, serta kolaborasi yang semakin kuat dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pembiayaan rumah subsidi.
Dengan pengelolaan yang semakin baik, BP Tapera diharapkan mampu mempercepat terwujudnya akses rumah yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia.
Program FLPP selama ini menjadi salah satu instrumen pembiayaan yang membantu masyarakat memperoleh rumah pertama dengan skema yang lebih terjangkau. Penyaluran yang terus bertambah pada tahun ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi upaya pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat sekaligus mendukung target pembangunan sektor perumahan nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hasil AFF Women's Cup 2026, Timnas Putri Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Kamboja pada laga terakhir Grup B di Malaysia.
Instagram resmi Persiba Bantul diretas dan mengunggah promo emas serta ponsel murah. Suporter diminta tidak mengklik tautan yang dibagikan.
Rekomendasi pemberhentian Dukuh Banyon di Bantul ditargetkan terbit pekan depan usai proses klarifikasi dugaan pungli dan penggelapan sertifikat.
Harga ayam dan telur di tingkat peternak mulai menguat seiring Program MBG kembali berjalan. Permintaan meningkat dan harga berangsur mendekati HAP.
Kadin mencatat Piala Dunia 2026 memicu perputaran ekonomi Rp5,03 triliun, mendorong UMKM, Horeka, hingga belanja elektronik masyarakat.
Pelabuhan Patimban resmi melayani peti kemas internasional perdana yang diharapkan memperkuat logistik, perdagangan, dan investasi Indonesia.