Korban Luka Gempa Venezuela Tembus 12.400, Korban Tewas 2.295

Newswire
Newswire Jum'at, 03 Juli 2026 13:47 WIB
Korban Luka Gempa Venezuela Tembus 12.400, Korban Tewas 2.295

Korban gempa Venezuela terus bertambah. Sebanyak 12.400 orang terluka, 2.295 meninggal, sementara tiga WNI dipastikan selamat. /Antara.

Harianjogja.com, JAKARTA—Jumlah korban akibat gempa bumi di Venezuela terus bertambah. Pemerintah Venezuela melaporkan sebanyak 12.400 orang mengalami luka-luka, sedangkan 2.295 orang meninggal dunia setelah dua gempa berkekuatan besar mengguncang negara tersebut pada 24 Juni 2026 lalu.

Penjabat (Pj) Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, mengatakan seluruh fasilitas kesehatan di negara itu telah dikerahkan untuk menangani ribuan korban yang terdampak bencana. Selain korban luka yang terus bertambah, sebagian besar pejabat daerah La Guaira juga dilaporkan meninggal dunia akibat gempa peistiwa tersebut.

"Seluruh layanan kesehatan di Venezuela saat ini telah dikerahkan untuk menangani 12.400 korban luka yang ada," kata Delcy Rodriguez pada Kamis (2/7/2026) waktu setempat.

Selain meningkatnya jumlah korban luka, Delcy mengungkapkan sedikitnya 189 bangunan mengalami keruntuhan total akibat guncangan gempa. Berdasarkan data terbaru pemerintah, jumlah korban meninggal akibat gempa Venezuela kini mencapai 2.295 orang.

Bencana tersebut bermula ketika dua gempa kuat mengguncang negara di pesisir utara Amerika Selatan itu pada Rabu (24/6/2026). Gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi pukul 18.04 waktu setempat (GMT-4) atau sekitar pukul 11.00 WIB, kemudian disusul gempa utama bermagnitudo 7,5 hanya berselang 39 detik.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam bencana gempa Venezuela tersebut. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Caracas juga terus memantau perkembangan situasi dan kondisi para WNI di negara itu.

"KBRI Caracas telah memastikan bahwa seluruh WNI yang terdata berada di Venezuela, yakni sebanyak 3 orang, berada dalam kondisi aman, selamat, dan sehat," kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah saat menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Heni juga memastikan seluruh staf KBRI Caracas berada dalam kondisi selamat. Selain itu, gedung kantor KBRI Caracas beserta Wisma Duta dilaporkan tidak mengalami kerusakan struktural yang signifikan sehingga tetap dapat menjalankan pemantauan terhadap perkembangan gempa Venezuela dan kondisi WNI di wilayah tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online