Kejari Jaksel Tak Tahan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ini Alasannya
Kejari Jaksel memutuskan tidak menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa usai pelimpahan tahap dua kasus dugaan fitnah terkait ijazah Jokowi.
Ilustrasi Ledakan. - Freepik
Harianjogja.com, QATAR—Ledakan terjadi di stasiun distribusi gas di kawasan industri Ras Laffan, Qatar, yang menewaskan 13 orang pekerja, termasuk warga negara India dan Pakistan, serta melukai puluhan lainnya dalam insiden yang terjadi pada awal pekan ini.
Menteri Energi Qatar, Saad bin Sherida Al Kaabi, menyampaikan bahwa total korban luka mencapai 66 orang dan saat ini telah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Ia menegaskan kondisi para korban secara umum tidak dalam keadaan kritis.
“Tragedi ini telah merenggut nyawa 13 karyawan kami yang berasal dari India dan Pakistan. Sebanyak 66 karyawan lainnya terluka dan saat ini dirawat di rumah sakit. Kondisi kesehatan mereka tidak terlalu mengkhawatirkan,” katanya dalam konferensi pers.
Selain warga India dan Pakistan, korban luka juga dilaporkan berasal dari Qatar serta sejumlah negara lain di kawasan Asia dan Afrika yang turut bekerja di fasilitas tersebut.
Pemerintah Qatar menegaskan bahwa insiden di stasiun distribusi gas Barzan tersebut tidak berkaitan dengan aksi militer maupun sabotase, serta tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.
“Insiden di stasiun distribusi gas Barzan, yang menjadi lokasi ledakan, tidak berdampak negatif terhadap lingkungan,” ujar Al Kaabi.
Ia juga memastikan bahwa kejadian tersebut tidak memengaruhi volume ekspor maupun pasokan gas dalam negeri, meskipun proses evaluasi kerusakan fasilitas masih terus dilakukan.
Namun demikian, pemerintah belum dapat memastikan kapan fasilitas tersebut akan kembali beroperasi, mengingat perlunya penilaian menyeluruh terhadap tingkat kerusakan pasca-ledakan.
Diketahui, pabrik gas Barzan sempat ditutup sepenuhnya sejak Desember 2025 dan baru kembali beroperasi dua hari sebelum insiden terjadi.
Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Qatar pada Minggu malam (21/6) melaporkan adanya ledakan internal di fasilitas pasokan gas Barzan di Ras Laffan yang disebut berasal dari insiden teknis dan menyebabkan sejumlah pekerja mengalami luka-luka.
Peristiwa ini tersebut kini masih dalam tahap investigasi oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti ledakan serta menilai dampak lanjutan terhadap operasional fasilitas energi di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejari Jaksel memutuskan tidak menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa usai pelimpahan tahap dua kasus dugaan fitnah terkait ijazah Jokowi.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 23 Juni 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Mas Marrel serap aspirasi warga Purwosari soal air dan wisata kopi di Menoreh. Infrastruktur dan irigasi jadi perhatian utama.
Pemerintah luncurkan SPHP kedelai subsidi Rp2.000/kg untuk perajin tahu tempe. Kuota awal 250.000 ton dengan anggaran Rp500 miliar.
Revisi UU Hak Cipta diingatkan tak membatasi kreativitas digital. Regulasi harus lindungi kreator tanpa mengancam kebebasan berekspresi.
Ledakan stasiun gas di Ras Laffan Qatar menewaskan 13 orang dan melukai 66 lainnya. Pemerintah pastikan bukan sabotase.