AI Google Keliru, Kamera Flock Disebut Simpan Emas Rp12,5 Juta
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto saat berbincang dengan korban terdampak bencana di Pantura Jateng, Sabtu (17/1/2026). ANTARA/HO-BNPB
Harianjogja.com, SEMARANG— Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa penanganan bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah Jawa Tengah berjalan optimal. Kepala BNPB Suharyanto menekankan bahwa pemerintah tidak memberikan perlakuan berbeda antarwilayah dalam upaya penanggulangan bencana.
“Semua masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia punya hak yang sama untuk menerima bantuan dan perhatian,” ujarnya saat meninjau lokasi banjir di Demak, Sabtu (17/1/2026).
Warga Minta Normalisasi Sungai Juwana
Dalam dialog bersama warga terdampak, Suharyanto menyampaikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat—mulai dari makanan, minuman, pakaian hingga tempat tinggal sementara—telah terpenuhi dengan baik. Namun warga tetap menyampaikan satu permintaan penting: normalisasi Sungai Juwana agar banjir serupa tidak berulang.
Menjawab aspirasi itu, BNPB akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk membahas langkah teknis.
Menurut Suharyanto, banjir tahunan di beberapa wilayah Jawa Tengah, termasuk Kudus, tidak lepas dari perubahan daya dukung lingkungan. Karena itu, penyelesaiannya perlu dilakukan dalam dua tahap: solusi jangka pendek dan jangka panjang.
TMC Digelar untuk Redam Curah Hujan
Untuk solusi cepat, pemerintah menjalankan operasi modifikasi cuaca (TMC) yang diarahkan BMKG. Sejak Jumat, satu pesawat dikerahkan untuk menaburkan bahan penyemaian awan guna mengurangi intensitas hujan di kawasan terdampak.
“Modifikasi cuaca diharapkan menurunkan curah hujan sehingga debit air tidak terus bertambah,” katanya.
BNPB memastikan seluruh kebutuhan dasar pengungsi tetap dipenuhi. Apabila anggaran pemerintah kabupaten tidak mencukupi, daerah dapat mengajukan mekanisme reimburs melalui BNPB.
Selain meninjau Demak, Suharyanto juga meninjau wilayah terdampak banjir di Pati pada hari yang sama, serta sebelumnya mengunjungi Kudus dan Jepara pada Jumat (16/1).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.