Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Kecelakaan lalu lintas - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SEMARANG—Kecelakaan tunggal bus PO Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak menelan 16 korban jiwa. Polisi masih mendalami penyebab insiden tersebut.
Berdasarkan informasi yang diterima Espos, bus PO Cahaya Trans mengangkut 33 penumpang. Bus antarkota ini melayani rute Bogor hingga Yogyakarta.
Kronologi kecelakaan maut tersebut terjadi saat bus melaju dari arah setelah Kalikangkung ke utara Krapyak. Diduga, saat melintas di jalan menikung, bus tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya sehingga oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan.
Seluruh penumpang yang meninggal dunia dibawa ke ruang jenazah RSUP Dr. Kariadi. Sementara itu, belasan korban luka lainnya menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang.
Sementara sopir yang mengemudikan bus tersebut telah diamankan di Mapolrestabes Semarang. Sopir cadangan tersebut akan dilakukan pemeriksaan, termasuk akan dites urine.
Berikut ini data terkait identitas penumpang bus PO Cahaya Trans, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.
1. Korban Meninggal Dunia
Korban Terluka
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.