Ijen Jalani Penilaian UNESCO untuk Pertahankan Status Global
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.
Warga sipil Kamboja mengungsi dari rumah mereka di dekat perbatasan dengan Thailand di provinsi Preah Vihear, Kamboja pada 8 Desember 2025. ANTARA/Handout via Xinhua/Agence Kampuchea Presse
Harianjogja.com, PHNOM PENH—Konflik perbatasan Kamboja-Thailand memasuki hari keempat, memicu pengungsian lebih dari 100.000 warga akibat serangan jet tempur dan senjata berat.
Juru Bicara (Jubir) Kementerian Pertahanan Kamboja pada Rabu (10/12/2025) mengungkapkan total pengungsi mencapai 101.129 orang, termasuk bayi, anak-anak, wanita hamil, warga lanjut usia, dan penyandang disabilitas
Wakil Sekretaris Negeri sekaligus Jubir Kementerian Pertahanan Kamboja Letnan Jenderal Maly Socheata dalam sebuah konferensi pers mengatakan tentara Thailand menggunakan senjata berat dan destruktif, termasuk jet tempur F-16, untuk menyerang posisi-posisi militer Kamboja dan daerah sipil dari Minggu (7/12/2025) sore hingga Rabu pagi waktu setempat.
Menurut Socheata, setidaknya tujuh warga sipil Kamboja tewas dan 20 lainnya luka-luka dalam konflik itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.