Festival Buddha Diserang Junta Myanmar, 32 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka

Newswire
Newswire Rabu, 08 Oktober 2025 14:37 WIB
Festival Buddha Diserang Junta Myanmar, 32 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka

Tentara Myanmar mengamankan aksi unjuk rasa di Yangon. (Anadolu/as)

Harianjogja.com, JAKARTA— Junta di Myanmar melakukan serangan dan mengebom festival Buddha. Akibat peristiwa ini 32 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 50 orang lainnya terluka.

Menurut laporan kantor berita Irrawaddy, Selasa (7/10/2025), sejumlah anak termasuk di antara korban tewas dan terluka dalam serangan pada Senin (6/10/2025).

Kala itu, pasukan paralayang junta menjatuhkan bom pada acara peringatan lilin anti-rezim di dekat sebuah desa di Kecamatan Chaung-U, Wilayah Sagaing.

"Sepengetahuan saya, 32 orang tewas, termasuk lima orang dari (gerakan non-kekerasan dan pejuang perlawanan yang melindungi wilayah tersebut). Sisanya adalah warga sipil," kata seorang warga laki-laki yang dikutip kantor berita tersebut.

Jenazah para korban berserakan akibat ledakan, sehingga menyulitkan identifikasi, tambahnya. Pasukan paralayang menjatuhkan dua bom lagi beberapa menit kemudian di lokasi tersebut, katanya.

Festival itu diadakan untuk merayakan Festival Cahaya Myanmar, yang dirayakan pada bulan purnama Thadingyut, bulan ketujuh dalam kalender lunar Myanmar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online