Profil Perry Warjiyo, Arsitek QRIS yang Mundur dari BI
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
Ilustrasi Ledakan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Ledakan masif di fasilitas daur ulang bahan kimia North St Marys, Sydney Barat, melontarkan bola api dan puing hingga lebih dari 100 meter ke udara, Sabtu malam waktu setempat.
7 News mengungkapkan, skala ledakan tersebut digambarkan oleh petugas pemadam kebakaran sebagai pengalaman "sekali seumur hidup," yang melontarkan puing-puing dan bola api setinggi lebih dari 100 meter ke udara.
Komisaris Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan NSW, Jeremy Fewtrell, menyatakan bahwa skala ledakan yang terjadi sangat signifikan dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam kariernya.
"Saya belum pernah melihat yang seperti itu, pada tingkat seperti itu," kata Komisaris Fewtrell, dikutip ABC, Selasa (2/12/2025).
Fewtrell menambahkan bahwa pengalaman ini juga dirasakan oleh petugas veteran. "Saya punya petugas pemadam kebakaran hari ini yang memberi tahu saya bahwa mereka telah bekerja selama hampir empat puluh tahun dan belum pernah melihat ledakan api sebesar itu, jadi itu sangat signifikan," tambahnya.
Ketika petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api, mereka dihujani puing-puing, termasuk potongan beton dan batu bata, yang terlempar jauh dari lokasi ledakan. Dinding pembatas properti yang bersebelahan dilaporkan hancur total akibat intensitas ledakan.
Bahaya semakin meningkat setelah ditemukan tangki penyimpanan bahan kimia yang terlempar sebagai proyektil sejauh hampir 200 meter. Tangki tersebut jatuh tepat di dekat jalur kereta api.
Meskipun terjadi ledakan yang luar biasa intensif dan bahaya puing yang berterbangan, korban luka-luka berhasil diminimalisasi. Hanya dua petugas pemadam kebakaran yang menderita cedera ringan berupa iritasi kulit setelah melakukan kontak dengan bahan kimia yang merembes melalui sarung tangan mereka. Fewtrell menyebut keselamatan seluruh personelnya sebagai sebuah "keajaiban nyata."
Lebih dari 50 unit pemadam kebakaran dan ratusan petugas dikerahkan ke lokasi untuk menanggulangi insiden ini. Petugas berhasil mencegah api menjalar ke properti tetangga, meskipun bangunan utama bisnis daur ulang tersebut sepenuhnya hancur.
Saat ini, regu bahan berbahaya (Hazmat) masih berada di lokasi untuk mengamankan zat kimia dan sisa-sisa ledakan. Investigasi terperinci mengenai penyebab pasti ledakan telah dimulai, melibatkan tim gabungan dari penyelidik kebakaran, Kepolisian NSW, dan Badan Perlindungan Lingkungan (EPA).
"Mungkin sulit untuk menentukan penyebab pasti, namun tim akan menyusun semua bukti yang tersedia," tutup Fewtrell.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Selasa 28 Juli 2026 didominasi berawan dan cerah berawan. Suhu udara berkisar 19-31 derajat Celsius di lima kabupaten/kota.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Hari Jadi ke-222 Klaten diperingati 28 Juli. Bupati terdahulu menyampaikan doa dan harapan agar Klaten semakin maju dan sejahtera.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.