Mensos: 45 Persen Data Penerima PKH dan Sembako Tak Tepat Sasaran
Mensos Gus Ipul mengajak RT/RW dan pemda memperbaiki data bansos. Evaluasi Kemensos menyebut sekitar 45 persen data penerima PKH dan sembako tidak tepat sasaran
Foto ilustrasi banjir. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Bencana besar melanda Sri Lanka setelah Siklon Ditwah memicu banjir dan tanah longsor, menyebabkan 123 orang tewas dan 130 lainnya hilang, pada Sabtu (29/11/2025).
Distrik Kandy melaporkan 51 kematian, dengan 67 orang masih hilang. Di Distrik Badulia, 35 kematian telah dikonfirmasi, dan 27 orang masih hilang, menurut laporan berita lokal Ada Derana pada Sabtu.
Distrik lain juga terdampak, dengan sembilan kematian di Kegalle, delapan di Matale, enam di Nuwara Eliya, dan lima di Ampara.
Siklon Ditwah, yang melanda Sri Lanka pada 26 November, telah berdampak pada 373.428 orang dari 102.877 keluarga, sementara 43.925 orang telah direlokasi ke 488 tempat penampungan sebagai tanggapan atas krisis tersebut.
Cuaca buruk, termasuk hujan deras, banjir yang meningkat, dan tanah longsor, telah melanda pulau tersebut sejak 17 November.
Pihak berwenang juga telah mengeluarkan peringatan banjir berisiko tinggi untuk beberapa sungai besar, dan mengimbau warga yang tinggal di hilir untuk segera mengungsi.
Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake telah memerintahkan pengerahan lebih dari 20.000 personel militer untuk melakukan operasi penyelamatan, menurut Daily Mirror.
Pihak berwenang sebelumnya telah mengeluarkan peringatan tanah longsor tingkat merah untuk delapan distrik berisiko tinggi, yang menandakan risiko serius bagi lereng curam, masyarakat di lereng bukit, dan zona rawan.
Menurut All India Radio, Ditwah kemungkinan akan tiba di pantai selatan India di negara bagian Tamil Nadu pada Minggu dini hari, yang akan mengganggu layanan penerbangan dan pendidikan di beberapa wilayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mensos Gus Ipul mengajak RT/RW dan pemda memperbaiki data bansos. Evaluasi Kemensos menyebut sekitar 45 persen data penerima PKH dan sembako tidak tepat sasaran
PSIM Jogja menang 2-1 atas Borneo FC tanpa Ze Valente. Caretaker Guntur Cahyo Utomo menegaskan kekuatan tim terletak pada kolektivitas pemain.
Bahlil Lahadalia melarang ekspor SDA Indonesia transit di negara lain. Ia meminta pengiriman LNG dan mineral langsung ke negara tujuan.
Pieter Huistra kecewa setelah PSS Sleman kalah dari Garudayaksa FC. Dua gol mudah dan kartu merah Kevin Gomes menjadi sorotan.
Kunjungan wisman ke DIY pada September 2026 turun 12,96% secara bulanan. Low season dan gangguan penerbangan akibat abu vulkanik menjadi faktor penyebab.
PLN UID Yogyakarta mengajak masyarakat menjaga lingkungan sekitar jaringan listrik dan melaporkan potensi gangguan menjelang musim hujan 2026/2027.