Advertisement
DPR Minta Dana Darurat APBN Segera Dipakai untuk Banjir Sumatera
Kondisi permukiman warga di Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pasca terjangan banjir bandang yang menyebabkan sebagian lahan warga hilang dan berubah menjadi aliran sungai, Jumat (28/11/2025). ANTARA/ist-Dok Warga - Sudirman
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—DPR RI menilai pemerintah wajib segera mengaktifkan dana darurat APBN untuk mempercepat penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di pulau Sumatera yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hal ini diutarakan anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin.
“Di tengah keterbatasan fiskal di daerah karena pemotongan transfer ke daerah (TKD), aktivasi dana darurat yang bersumber dari APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) penting segera dialokasikan,” ujar Khozin dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (29/11/2025).
Advertisement
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jember dan Lumajang atau Jawa Timur IV tersebut mengingatkan pemerintah pusat mengenai adanya Pasal 296 ayat (1), (2), (3), dan (5) tentang Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2012 tentang Dana Darurat.
Menurut dia, aturan-aturan tersebut dapat menjadi panduan bagi pemerintah pusat untuk menggunakan dana darurat sebagai pendanaan penanggulangan bencana yang tidak mampu dilakukan oleh pemerintah daerah.
BACA JUGA
Oleh sebab itu, dia mengatakan DPR RI mendorong Kementerian Dalam Negeri untuk berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait hal tersebut.
“Kami mendorong Kemendagri agar segera berkoordinasi dengan pemda dan Kementerian Keuangan untuk mengalokasikan dana darurat yang bersumber dari APBN,” katanya.
Sementara itu, dia memandang upaya-upaya sigap lainnya menjadi penting dilakukan oleh pemerintah pusat agar layanan dasar bagi masyarakat pascabencana dapat dioptimalkan oleh pemda.
“Di tengah keterbatasan fiskal daerah, peran pemerintah pusat dalam kebijakan afirmatif di bidang fiskal penting dilakukan,” katanya kembali mengingatkan.
Sebelumnya, terjadi bencana alam seperti banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat.
Presiden Prabowo Subianto menanggapi peristiwa tersebut, dan menegaskan pemerintah telah bergerak cepat dalam mengirimkan bantuan sejak awal bencana banjir bandang hingga longsor yang terjadi di Aceh, Sumut, maupun Sumbar.
"Pemerintah bergerak cepat. Kami dari hari-hari pertama sudah bereaksi, sudah mengirim bantuan dan reaksi melalui jalur darat dan udara," kata Presiden dalam acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Pada tanggal yang sama, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma secara resmi menjadi lokasi posko penerimaan dan pengiriman bantuan untuk korban bencana di Pulau Sumatera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji
- BPBD Bantul Pastikan Tak Ada Pengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Integrasi Pustu ke KDMP Sleman Terganjal Regulasi Aset
- Pencari Rumput di Kalibawang Tewas, Diduga Tersambar Petir
- Cuaca DIY Selasa 13 Januari 2026, Kota Jogja dan Sleman Hujan Lebat
- Ansyari Lubis Bongkar Strategi PSS Menang Meski Absen di Lapangan
- Real Madrid Pecat Xabi Alonso Seusai Kalah dari Barcelona
- Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 13 Januari 2026 Lengkap
- Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 13 Januari
Advertisement
Advertisement





