BRIN Siapkan Peta Jalan Riset 2045 untuk Arah Industrialisasi RI
BRIN dan Kemendiktisaintek menyusun peta jalan riset hingga 2045 sebagai pedoman riset nasional dan arah industrialisasi Indonesia berbasis teknologi.
Lokasi pengungsian warga Gaza /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia siap mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Gaza bila diminta negara mediator dan mendapat mandat PBB.
Hal ini menjadi bagian dari peran aktif dalam menjaga perdamaian di Palestina pascakesepakatan gencatan senjata yang dicapai dalam pertemuan di Sharm el-Sheikh, Mesir.
Kepala Negara, di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa sejumlah negara mediator kunci seperti Amerika Serikat, Turki, Qatar, dan Mesir menanyakan kesiapan Indonesia dalam mendukung proses perdamaian tersebut.
"Kami katakan kami siap, kalau diminta pasukan penjaga perdamaian, pasukan peacekeeping, Indonesia siap," katanya seusai tiba di Tanah Air dari Mesir, Selasa (14/10/2025).
Presiden menambahkan, rencana pengiriman pasukan perdamaian itu akan dibahas lebih lanjut secara teknis dengan berbagai pihak terkait.
Beliau menekankan bahwa proses ini tidak mudah dan memerlukan pembahasan mendalam antara negara-negara yang terlibat.
“Itu sudah saya tegaskan. Kita sekarang akan bicara detilnya lah, ini masih rumit, tidak gampang. Tapi ya kita mulai kerja,” ujarnya.
Sebelumnya, Indonesia telah aktif mengirim bantuan kemanusiaan, termasuk kapal dan pesawat Hercules yang membawa ribuan ton beras dan kebutuhan pokok bagi warga Gaza.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan TNI menyiapkan pasukan perdamaian yang siap diberangkatkan ke Gaza, Palestina, apabila KTT Perdamaian di Mesir menghasilkan kesepakatan dan mendapat mandat dari Dewan Keamanan PBB.
Instruksi tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, sebelum Prabowo bertolak ke Sharm el-Sheikh untuk menghadiri KTT yang membahas langkah konkret menuju penghentian perang di Gaza.
Dalam pidatonya pada sidang umum PBB ke-80, Presiden Prabowo telah menyampaikan bahwa Indonesia siap mengerahkan 20.000 prajurit atau lebih untuk misi perdamaian, termasuk di Gaza, bila mandat PBB diberikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BRIN dan Kemendiktisaintek menyusun peta jalan riset hingga 2045 sebagai pedoman riset nasional dan arah industrialisasi Indonesia berbasis teknologi.
BPS menjamin data Sensus Ekonomi 2026 hanya untuk statistik, bukan pajak. Pendataan menjadi dasar kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Menteri Rosan Roeslani menilai kolaborasi riset dan industri menjadi kunci mempercepat hilirisasi serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Mensos Syaifullah Yusuf menegaskan validitas data menjadi kunci Program Sekolah Rakyat agar bantuan pendidikan tepat sasaran bagi keluarga miskin.
Serangan babi hutan dan monyet merusak 5 hektare ladang petani Badui di Lebak. Kerugian diperkirakan mencapai Rp25 juta.
Kemendikdasmen memanggil 60.896 guru mengikuti PPG Guru Tertentu Tahap 2 Tahun 2026 untuk mempercepat sertifikasi guru di Indonesia.