Eks Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Jual Beli Gas
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Jemaah haji - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengemukakan bahwa kepastian terkait dengan kuota haji 2025 masih mengikuti mekanisme yang ditentukan oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Hal ini disampaikan Nasaruddin saat menanggapi pertanyaan terkait dengan tambahan kuota haji pada tahun mendatang. “Kepastian kuota itu juga seperti tahun lalu ya. Jadi intinya seperti itu, kita kan ditentukan oleh OKI,” ujarnya, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/12/2024).
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya tambahan kuota, Nasaruddin menekankan bahwa prioritas pembahasan saat ini adalah soal ketertiban pelaksanaan haji.
Dia menegaskan bahwa pemerintah lebih berhati-hati untuk memastikan kesiapan layanan haji, sebelum mempertimbangkan tambahan kuota.
Tambahan kuota hanya akan dipertimbangkan jika kesiapan telah benar-benar matang. Namun, hingga saat ini, pembicaraan mengenai tambahan kuota belum menjadi fokus utama. "Karena siapa tahu tambahan kuota itu malah justru memberikan beban pelaksanaan ibadah haji ini," katanya.
Namun demikian, Nasaruddin tidak menutup peluang untuk menerima tambahan kuota jika segala persiapan dapat dilakukan secara profesional.
Keputusan final terkait hal ini akan diputuskan setelah pertemuan dengan Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi pada 13 Januari mendatang. “Tetapi penentuannya itu nanti setelah kita tanggal 13, kami nanti rapat dengan Menteri Saudi Arabia,” katanya.
Terkait efisiensi dan angka kuota yang tergambar, Nasaruddin mengungkapkan bahwa hal tersebut baru akan dibahas bersama DPR RI dalam waktu dekat. “Ya nanti kami sampaikan setelah rapat dengan DPR,” katanya.
Data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) mencatat kuota haji Indonesia tahun ini mencapai 241.000 jemaah.
Jumlah ini terdiri atas 213.320 jamaah haji reguler dan 27.680 jamaah haji khusus. Ini merupakan kuota haji terbanyak dalam sejarah penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.