Balas Serangan KKB Papua, Brimob dan Kopassus Diterjunkan

Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma Jum'at, 03 Mei 2024 20:27 WIB
Balas Serangan KKB Papua, Brimob dan Kopassus Diterjunkan

Petugas menurunkan kantong jenazah korban pembantaian oleh KKB dari pesawat Rimbun Air PK-OTJ untuk dibawa ke mobil ambulans di Bandara Mozes Kilangin Timika, Senin (7/3/2022)./JIBI

Harianjogja.com, JAKARTA—Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 memutuskan untuk meningkatkan keamanan di Distrik Homeyo, Intan Jaya, Papua Tengah, seusai terjadi sejumlah insiden penyerangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kaops Damai Cartenz 2024 Kombes Faizal Ramadhani mengatakan pihaknya telah mengirimkan sejumlah pasukan Brimob dan Kopassus untuk merespons serangan KKB tersebut.

"Menindaklanjuti gangguan KKB tersebut, Pasukan Brimob dari Satgas Blukar dan Pasukan Kopassus dari Satgas Nanggala telah diterjunkan," ujar Faizal dalam keterangannya, Jumat (3/5/2024).

Hanya saja, Faizal tidak menjelaskan secara detail terkait personel tambahan yang dikirimkan itu. Namun demikian, pengerahan ini pada intinya dikerahkan untuk mengejar para pelaku teror.

"Penindakan tegas terhadap KKB pelaku tindak pidana di Distrik Homeyo untuk memastikan keamanan di daerah tersebut. Sehingga masyarakat setempat dapat beraktivitas dengan aman," tuturnya. 

BACA JUGA: Diduga Menganiaya Anggota KKB, 13 Prajurit Ditahan

Di sisi lain, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Bayu Suseno menyampaikan sebelumnya terdapat sejumlah aksi dari KKB wilayah Intan Jaya yang dipimpin oleh Keni Tipagau dari Kodap VIII Kemabu.

Penyerangan pertama dilakukan KKB pimpinan Keni Tipagau pada Selasa (30/4/2024), sekitar pukul 07.40 WIT dengan melepaskan sejumlah tembakan ke arah rumah Aipda Tri setyo dan Aipda Bartholomeus yang berada di Polsek Homeyo. 

Peristiwa penyerangan pertama telah membuat warga sipil berinisial AP, 20, meninggal.

Keesokan harinya, kelompok yang sama disebut membakar Gedung SD Inpres Pogapa yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari Polsek Homeyo. Dalam aksi pembakaran itu, Bayu memastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka akibat aksi penyerangan yang diduga dilakukan oleh kelompok KKB itu.

"Itulah sebabnya, kami memutuskan untuk meningkatkan keamanan di Distrik Homeyo, Intan Jaya, Papua Tengah."

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online