Kisah Mbah Iran, Sapi Kurban Presiden Prabowo dari Wonokromo Bantul
Sapi Mbah Iran milik peternak Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo dengan harga Rp90 juta.
Tangkapan layar - Personel TNI AL mengangkat benda asing menyerupai rudal ke mobil truk untuk dibawa ke Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI Makassar untuk diteliti lebih lanjut, seusai diamankan personel Polsek Mappasuggu, di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir.
Harianjogja.com, MAKASSAR — Aparat gabungan dari kepolisian dan TNI Angkatan Laut bergerak cepat mengamankan sebuah benda mencurigakan yang diduga menyerupai rudal, setelah ditemukan oleh nelayan di perairan Kepulauan Tanakeke, Kecamatan Mappasunggu, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Benda tersebut kini telah diamankan dan dibawa ke markas TNI Angkatan Laut di Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat ini, pihak berwenang belum dapat memastikan jenis maupun tingkat bahaya dari benda tersebut.
Komandan Pos AL Takalar, Lettu Marinir Hamzah, menyampaikan bahwa bentuk benda tersebut memang menyerupai rudal, namun pihaknya masih menunggu hasil penelitian resmi sebelum memberikan kesimpulan.
“Secara visual memang menyerupai rudal, tetapi kami belum bisa memastikan. Saat ini fokus kami adalah mengamankan benda tersebut untuk diteliti lebih lanjut oleh pimpinan,” ujarnya dalam keterangan video.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah benda tersebut berbahaya atau berpotensi meledak. Untuk mengantisipasi risiko, benda itu langsung dievakuasi menggunakan kapal dari lokasi penemuan, lalu dibawa ke daratan sebelum akhirnya diangkut menggunakan truk menuju markas TNI AL.
Penemuan benda asing ini bermula dari laporan nelayan yang sedang melaut di sekitar Pulau Tanakeke. Setelah menemukan objek mencurigakan dengan bentuk lonjong memanjang berwarna biru dan panjang lebih dari satu meter, nelayan segera melapor ke aparat setempat.
Kapolsek Mappasunggu, Ipda Sumarwan, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan personel TNI AL untuk melakukan pengamanan. Benda tersebut sempat diamankan sementara di kantor polisi sebelum diserahkan kepada pihak TNI AL untuk penanganan lebih lanjut.
“Benda ini memiliki bentuk yang tidak biasa dan berpotensi membahayakan. Karena itu, kami langsung mengambil langkah cepat untuk mengamankannya,” jelasnya.
Pihak aparat juga mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda asing yang ditemukan, terutama di wilayah perairan. Jika menemukan objek mencurigakan, warga diminta segera melapor kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara profesional.
Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat, sekaligus memastikan setiap temuan benda asing dapat diidentifikasi secara tepat oleh pihak yang berkompeten.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sapi Mbah Iran milik peternak Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo dengan harga Rp90 juta.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.