Prabowo Sebut LNG Abadi Masela Kunci Hilirisasi dan Industrialisasi
Indonesia bertekad menjadi negara industri modern. Proyek LNG Abadi Masela dinilai penting untuk hilirisasi dan ketahanan energi.
Ketua KPK Firli Bahuri keluar dari Gedung Rupatama Mabes Polri usai menjalani pemeriksaan di Lantai VI Dittipidkor Bareskrim Polri, Kamis (16/11/2023). - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemeriksaan kasus dugaan penerimaan suap oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri terus berlanjut. Pada Kamis (16/11/2023) Firli kembali diperiksa di ruang Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri, Jakarta. Saat keluar gedung , Firli menghindari wartawan dan segera mengumpet di mobil.
Purnawirawan Polri itu terpantau keluar dari ruang pemeriksaan lantai VI Dittipidkor Bareskrim Polri melalui lobi Gedung Rupatama, yang merupakan akses VIP bagi pejabat utama Mabes Polri, termasuk agenda-agenda Kapolri.
Firli yang mengenakan baju batik lengan panjang terlihat dikawal sejumlah ajudannya keluar dari pintu belakang Gedung Rupatama sekitar pukul 14.00 WIB. Dia langsung menuju kendaraan minibus SUV warna hitam dengan nomor polisi B 1917 TJQ.
Pimpinan KPK itu tampak menghindari wartawan yang sudah menunggunya di Bareskrim Polri. Bahkan, saat wartawan mengejar mobil yang membawanya, Firli mencoba menghindar dengan merebahkan tubuhnya ke kursi dan menutup wajahnya dengan kedua tangan yang memegang masker dan tas warna hitam.

Tangkapan layar, Ketua KPK Firli Bahuri tampak mengindari sorotan media usai keluar dari Gedung Rupatama Mabes Polri setelah menjalani pemeriksaan di Lantai VI Dittipidkor Bareskrim Polri, Kamis (16/11/2023). - ANTARA/Laily Rahmawaty
Kendaraan yang membawa Firli pun mencoba keluar dari Mabes Polri sambil dikejar sejumlah wartawan yang mencoba mengambil gambar.
BACA JUGA: Embung Nglanggeran Gunungkidul Mengering, Tingkat Kunjungan Ikut Menyusut
Bahkan, salah satu kamera milik fotografer Tempo rusak karena didorong supir dan kakinya terlindas mobil tersebut. Salah satu pengacara Firli Bahuri, Ian Iskandar, mengatakan kliennya telah selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Pemeriksaan berlangsung dari pukul 10.00 sampai 13.00 WIB.
Ian mengatakan kliennya selaku pejabat negara bersikap kooperatif mengikuti proses yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya.
"Walaupun kemarin mungkin teman-teman jurnalis sudah melihat dan mendengarkan langsung penjelasan dari kami tanggal 26 Oktober juga sudah dilakukan proses hukum terhadap rumah pribadi beliau dilakukan penggeledahan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ian juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Polri, terutama Kapolri, atas perhatian kepada kliennya. "Dan kesempatan ini juga kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Polri, terutama Pak Kapolri, atas atensi beliau terhadap perkara yang menimpa Firli Bahuri," kata Ian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia bertekad menjadi negara industri modern. Proyek LNG Abadi Masela dinilai penting untuk hilirisasi dan ketahanan energi.
KPK menyatakan laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni selesai pada aspek pencegahan, namun dugaan suap masih didalami dalam penyidikan.
Wamenkomdigi Nezar Patria menegaskan layanan digital pemerintah wajib ramah disabilitas agar seluruh warga mendapat akses informasi publik.
Pertamina mencatat konsumsi Pertalite dan Biosolar naik setelah penyesuaian harga BBM nonsubsidi, sementara penjualan Pertamax Series turun 18%.
Menhut Raja Juli Antoni mendorong perdagangan karbon sebagai sumber investasi swasta untuk penanaman dan restorasi hutan.
Sebanyak 60 siswa asal Temanggung akan mengikuti Sekolah Rakyat di Wonosobo karena gedung permanen di Temanggung belum selesai dibangun.