Mendagri Tito Usul Kepala Daerah Dapat Insentif dari PAD
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Hasil Survei 8 Lembaga: Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Masih Ungguli Anies. Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto berbicara pada sesi pleno Dialog Shangri-La IISS ke-20 di Singapura, 3 Juni 2023. REUTERS/Caroline Chia
Harianjogja.com, JAKARTA--Nama bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo masih unggul dari Anies Baswedan dalam sejumlah lembaga survei.
Berdasarkan survei dari 8 lembaga mengenai bakal capres, elektabilitas ketiga kandidat terus berfluktuasi. Utak-atik strategi menaikkan elektabilitas dengan menjadi pembicara di seminar hingga meracik ulang komposisi partai koalisi terus dilakukan.
Berikut hasil survei elektabilitas Ganjar, Prabowo, dan Anies yang dirilis oleh berbagai lembaga dalam beberapa pekan terakhir.
Survei terbaru Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menunjukkan elektabilitas Ganjar Pranowo rebound atau naik kembali menjadi peringkat pertama, sementara dua pesaingnya Prabowo Subianto dan Anies Baswedan cenderung turun.
Survei SMRC ini menanyakan kepada responden siapa tokoh yang akan dipilih apabila pemilihan presiden diadakan sekarang. Hasilnya, dalam simulasi tiga nama tertutup, Ganjar (35,9 persen) menjadi pilihan utama.
Prabowo (33,6 persen) mengikuti diperingkat kedua, lalu Anies (20,4 persen) diperingkat ketiga. Sementara ada 10,1 persen lainnya yang tidak tahu atau tidak menjawab.
Meski demikian, dalam simulasi head to head atau satu lawan satu muncul hasil menarik, yaitu Ganjar (41,5 persen) masih kalah apabila lawan Prabowo (44,5 persen)—meski belum ada yang raih suara di atas 50 persen (17,8 persen responden belum jawab).
Sementara itu, Ganjar (49,6 persen) menang lawan Anies (32,8 persen). Meski juga belum ada yang raih suara di atas 50 persen (17,6 persen responden belum jawab), sedangkan Prabowo (52 persen) akan menang lawan Anies (30,2 persen). Sisanya, ada 17,8 persen responden belum jawab.
Survei SMRC ini diselenggarakan pada 31 Juli – 11 Agustus 2023 dengan jumlah 4.260 responden dari seluruh Indonesia dengan wawancara tatap muka. Penarikan sampel dilakukan dengan metode stratified multistage random sampling, dengan margin of error kurang lebih 1,65 persen.
Dalam survei Litbang Kompas yang dilakukan pada 27 Juli sampai dengan 7 Agustus 2023, nama Ganjar Pranowo menempati peringkat pertama elektabilitas bacapres, bersaing ketat dengan Prabowo Subianto. Sementara itu, sosok Anies Baswedan konsisten berada di peringkat ketiga.
Survei yang dilakukan terhadap 1.384 responden acak dengan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi ini menempatkan Ganjar unggul dalam berbagai macam simulasi.
Sebagai sampel, dalam simulasi 3 nama, elektabilitas Ganjar berada pada 34,1 persen. Ini mengungguli Prabowo di peringkat kedua yang meraup 31,3 persen, disusul Anies di peringkat ketiga dengan 19,2 persen.
Dikutip dari situs resmi Indikator Politik Indonesia yang melakukan survei pada 15 hingga 21 Juli 2023, Ganjar dan Prabowo juga bersaing di posisi teratas, meski statistiknya tidak berbeda signifikan. Keduanya unggul signifikan dibandingkan dengan Anies.
Survei yang dilakukan terhadap 1.811 responden acak di 38 provinsi ini memiliki margin of error (MoE) sekitar 2,35 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasilnya, dalam simulasi 3 nama, Ganjar mencatatkan elektabiltas pada angka 35,2 persen, disusul Prabowo dengan 33,2 persen. Anies kembali berada di urutan ketiga dengan angka 23,9 persen.
Dari survei yang digelar Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 1 hingga 8 Juli 2023, Prabowo unggul tipis atas Ganjar, lantas disusul oleh Anies di posisi ketiga.
Survei ini melibatkan 1242 responden yang dipilih lewat metode random digit dialing (RDD). Margin of error (MoE) kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi simple random sampling.
Dari simulasi tiga nama, Prabowo berhasil meraup dukungan sebesar 35,8 persen, diikuti Ganjar Pranowo dengan 32,2 persen. Terakhir, Anies dengan total elektabilitas mencapai 21,4 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Kebakaran lahan kembali melanda Wukirsari, Bantul. BPBD mencatat 62 kasus kebakaran hingga 22 Juli 2026, mayoritas dipicu aktivitas manusia.
Google dikabarkan menaikkan harga Pixel 11 yang meluncur 12 Agustus 2026 akibat lonjakan biaya memori dan produksi global.
Harga bawang putih di Pasar Manis Purwokerto kembali naik menjadi Rp50.000 per kilogram. DPKUKM Banyumas terus memantau harga untuk mengendalikan inflasi.
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.