Bea Keluar Emas Nyaris Nol, Purbaya Ungkap Modus Eksportir
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkap respon Presiden Joko Widodo atau Jokowi atas kritikan revolusi mental yang disampaikannya saat keduanya bertemu di Istana Negara pada Senin (17/7/2023). JIBI/Bisnis-Surya Dua Artha
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief menduga Partai NasDem sedang menguji coba kemungkinan ketua umumnya Surya Paloh menjadi calon wakil presiden (cawapres) untuk Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Dugaan itu diungkapkan Andi lewat cuitannya di akun Twitternya, @Andiarief__, pada Rabu (9/8/2023).
"Dugaan saya ada nama yang sedang diuji di survei oleh salah satu pimpinan partai Koalisi Perubahan sebagai cawapres. Jika benar nama itu nama Pak Surya Paloh, maka harus dijelaskan saat ini oleh Pak Anies Baswedan," cuit Andi, yang sudah mengizinkan JIBI/Bisnis mengutipnya.
BACA JUGA : Anies & AHY Hujani Layanan Kesehatan Indonesia dengan Kritikan
Saat dikonfirmasi, dia memastikan maksud cuitan itu memang terkait dugaan NasDem sedang menjajaki kemungkinan pasangkan duet Anies-Surya Paloh di Pilpres 2024. Caranya, dengan melakukan survei duet Anies-Surya ke masyarakat.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim tak mau menanggapi dugaan Andi Arief itu. Menurutnya, merespons dugaan seperti itu tak terlalu bermanfaat. "Menanggapi sesama koalisi tidak produktif," ujar Taslim saat dikonfirmasi Bisnis, Rabu (9/8/2023).
Anies merupakan capres usungan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Koalisi ini terdiri dari NasDem, Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Hingga kini, Koalisi Perubahan maupun Anies belum menentukan siapa cawapres yang akan diusung pada Pilpres 2024. Demokrat sendiri terus mendorong ketua umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk jadi cawapres Anies.
BACA JUGA : Tetap Usung Anies Baswedan, Surya Paloh: NasDem Siap Maju, Siap Kalah, Siap Menang
Meski demikian, NasDem secara tersirat menyatakan kekurangsetujuannya. Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali meminta Anies pilih cawapres bukan hanya karena pertimbangan sosok itu punya partai politik.
"Seseorang dipilih sebagai cawapres bukan pertimbangannya karena mempunyai partai, bukan pertimbanganya Anies bisa maju saja," ujar Ali dalam keterangan tertulis, Selasa (1/8/2023). AHY sendiri merupakan satu-satunya kandidat cawapres kuat untuk Anies yang 'mempunyai partai'.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Reses Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo di Karangtalun menyerap usulan PJU, drainase, talut, dan perbaikan jalan untuk program 2028.
Menaker Yassierli menyebut ekonomi sirkuler berpotensi menciptakan 4,4 juta lapangan kerja dan menambah PDB Rp638 triliun hingga 2030.
GAC Indonesia membuka pemesanan AION i60 dengan biaya Rp99.000. SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 602 km.
DPRD Bantul mendorong pembagian penerimaan pajak perusahaan pusat dan daerah lebih proporsional untuk mengoptimalkan pendapatan daerah.
DPRD Sleman meminta pembangunan sport center memperhatikan standar teknis cabang olahraga, kebutuhan atlet, dan kenyamanan masyarakat.