Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
Harga minyak dunia naik, pemerintah masih mengkaji efisiensi belanja negara untuk menahan defisit APBN.
Anies Baswedan - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjelaskan hasil pertemuan di Gedung DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/8/2024). Anies mengaku pertemuan ini bukan kali pertamanya dirinya melakukan diskusi dan obrolan dengan PDIP. Hanya saja, kali ini diskusi dengan PDIP berlangsung di kantor DPD dari partai banteng, termasuk membahas Pilkada.
“Hal-hal yang menyangkut Pilkada tentu kita obrolkan. Tetapi kita semua menunggu apa yang menjadi keputusan. Tadi sama sekali kita tidak menyinggung tentang keputusan, langkah, karena semuanya di luar kewenangan kita,” ungkap Anies.
BACA JUGA : Pilkada DKI, Ahok: Pendukung Saya dan Pak Anies Pasti Akan Pilih Kotak Kosong
Anies mengatakan topik diskusi yang dibahas keduanya pada siang ini adalah masa depan Jakarta hingga pemikiran yang menyangkut bangsa Indonesia, termasuk pemikiran dari Soekarno-Hatta. Semua topik yang dibahas hampir satu jam setengah itu untuk membuat Jakarta menjadi damai.
“Kita diskusi tadi, ngobrol-ngobrol dan kita bicara tentang masa depan Jakarta. Kita juga berbicara tentang bagaimana agar pemikiran-pemikiran kebangsaan, pemikiran-pemikiran tentang Bung Karno, ke-Indonesia-an, keagamaan itu kita berjalan seiring dan membuat suasana di Jakarta aman, teduh, damai,” katanya.
Selain itu, Anies juga mengaku dalam pertemuan itu membahas terkait keberpihakan pada rakyat yang kecil dan lemah. “Kita bicara juga soal keberpihakan kepada mereka yang kecil, yang lemah. Tadi saya sampaikan prinsip sederhana, membesarkan yang kecil tanpa mengecilkan yang besar. Jadi kita ngobrol seputar itu,” ujarnya.
Namun, Anies tak berkomentar lebih lanjut terkait kesiapan diirnya jika partai banteng merekrut Anies Baswedan untuk masuk ke PDIP. “Sekarang ini kita tunggu dulu sampai semua keputusan dibuat. Habis itu kita tentukan langkah ke depannya seperti apa,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga minyak dunia naik, pemerintah masih mengkaji efisiensi belanja negara untuk menahan defisit APBN.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.