Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Pangan Dunia, RI Waspada
Harga pangan dunia naik pada Maret 2026 akibat konflik Timur Tengah. Indonesia berpotensi terdampak inflasi pada komoditas impor.
Anies Baswedan - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Anies Baswedan buka suara soal loyalitas yang dipertanyakan Megawati jika ingin diusung PDIP ke ajang Pilkada Jakarta 2024.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri sempat mempertanyakan keseriusan Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022 itu untuk patuh kepada partai jika diberikan dukungan di Pilkada Jakarta 2024.
Anies menuturkan bahwa Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri hanya merujuk pada amanat konstitusi dan cita-cita untuk mewujudkan Indonesia yang satu dan beragam. “Kita semua menyadari bahwa beliau [Megawati Soekarnoputri] merujuk kepada amanat konstitusi, cita-cita bernegara, cita-cita untuk mewujudkan Indonesia satu yang beragam, tetapi bersama dan itulah yang kita jadikan rujukan sama-sama,” kata Anies di Gedung DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/8/2024).
Sayangnya, Anies tak merespons secara detail saat ditanya terkait masuknya dirinya menjadi kader PDIP. “Ini masih jalan prosesnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Anies hanya menyampaikan bahwa dirinya akan memberikan informasi jika ada pertemuan berikutnya, termasuk jadwal bertemu dengan Megawati Soekarnoputri.
Pasalnya, Anies mengaku bahwa pertemuannya dengan Ketua DPD PDIP Provinsi DKI Jakarta Ady Widjaja pada hari ini, Sabtu (24/8/2024), yang dilakukan secara spontan. “Kami mengalir saja, nanti pada waktunya [jadwal bertemu dengan Megawati Soekarnoputri], seperti pertemuan hari ini, tidak direncanakan, spontan, rileks, santai. Nanti kami kabari kalau ada pertemuan-pertemuan,” ujar dia.
Sebelumnya diberitakan, Megawati mengaku heran jika ada pihak yang mencoba meminta dukungan PDIP untuk mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024.
Menurutnya, PDIP tidak akan memberikan dukungan semudah itu kepada Anies Baswedan, karena khawatir insiden pembangkangan yang dilakukan Jokowi kembali terjadi di Anies Baswedan.
“Lho, saya tuh jadi suka garuk garuk kepala lho, enak amat ya. Sekarang kita dicari ini dukungannya, bingung saya lho. Kamu kemana ya kemarin sore ya? Lha iya lha, mbok jangan gitu dong hmmm,” ujar Mega Kantor DPP PDI-Perjuangan Jakarta, Kamis (22/8/2024).
Megawati pun mempertanyakan kepada publik yang mendorong PDIP agar dukung Anies. “Eh, aku bilang enak aja ya, ngapain gua disuruh dukung Pak Anies? Dia bener nih kalau mau ama PDI? Kalau mau PDI jangan kayak gitu dong, ya. Mau enggak nurut?” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga pangan dunia naik pada Maret 2026 akibat konflik Timur Tengah. Indonesia berpotensi terdampak inflasi pada komoditas impor.
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny
Klaim asuransi mobil tidak cukup hanya melapor kecelakaan atau kehilangan kendaraan. Simak dokumen, prosedur, hingga penyebab klaim ditolak agar proses berjalan
PSG kalahkan Aston Villa 2-1 di final Piala Super Eropa 2026. Gol Kvaratskhelia dan Doue bawa Les Parisiens back-to-back juara. Madjo cetak rekor termuda.
Beli HP bekas pada 2026 jangan hanya cek fisik. Periksa baterai, IMEI, riwayat servis, status perangkat, dan dukungan software.
- Kartu Identitas Anak (KIA) kini hadir dengan format pencetakan baru. Perubahan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri