Indonesia Bisa Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Ini Skenarionya
Timnas Indonesia masih berpeluang lolos ke semifinal Piala AFF 2026 meski kalah 0-3 dari Vietnam. Berikut skenario yang harus terjadi.
Profil Budi Arie Setiadi, Wamendes PDTT yang akan dilantik Presiden Jokowi menjadi Menpora/kemendesa.go.id
Haraianjogja.com, SOLO—Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melakukan perombakan (reshuffle) kabinet pada hari ini, Senin (17/7/2023) di Istana Negara, Jakarta. Dalam rencana perombakan ini, Jokowi akan melantik Budi Arie Setiadi untuk menggantikan Johnny G Plat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
Saat ini, Budi Arie merupakan salah satu petinggi relawan Jokowi yang sebenarnya sudah masuk ke dalam kabinet Indonesia Maju. Namun saat ini ia menjabat sebagai Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) sejak 25 Oktober 2019.
Melansir dari situs Kemendes, Budi Arie Setiadi lahir di Jakarta, 20 April 1969. Ia merupakan lulusan pendidikan S1 Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia, yang kemudian melanjutkan S2 Manajemen Pembangunan Sosial.
BACA JUGA : Siap-siap! Jokowi Bakal Reshuffle Kabinet Senin
Sejak masih mahasiswa, Budi sudah aktif bergabung dengan organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Presidium Senat Mahasiswa UI pada 1994-1995 dan pernah menjadi ketua Badan Perwakilan Mahasiswa FISIP UI pada 1993-1994.
Kemudian setelah lulus dari UI, Budi Arie didapuk menjadi ketua ILUNI UI Jakarta pada 1998-2000, kemudian menjadi Dewan Penasehat ILUNI UI pada 2016-2019.
Budi Arie juga merupakan pendukung setia Jokowi bahkan setelah dirinya menjadi wakil ketua PDI Perjuangan DKI Jakarta pada 1998-2001.
Kemampuan berpolitiknya itu akhirnya membuatnya ditunjuk menjadi Ketua Balitbang PDI Perjuangan DKI Jakarta pada 2005-2010. Hingga akhirnya dirinya ditunjuk menjadi Ketua Umum DPP PROJO pada 2013-2014 yang mengantarkan Joko Widodo menjadi presiden RI.
Selain dunia politik, Budi Arie juga dikenal sebagai sosok wartawan. Di mana dirinya adalah pendiri Harian Bergerak pada 1998. Kariernya ini sudah dimulai sejak di bangku kuliah, yakni saat ia menjadi redaktur pelaksana Suara Mahasiswa UI pada 1992-1993.
BACA JUGA : Mencuat Isu Reshuffle Kabinet Indonesia Maju
Kemudian pada 1994-1996, Budi Arie menjadi wartawan dan redaksi Mingguan Kontan dan Media Indonesia Minggu. Melepas jabatannya, ia kemudian ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Mandiri Telekomunikasi Utama pada 1996-2001.
Terus melejit, ia akhirnya kembali ke dunia wartawan dan menjabat sebagai pemimpin umum Tabloid Bangsa pada 2001-2009. Selama berkarier, Budi juga sempat merilis buku dan karya tulisnya dari 2014-2015. Di antaranya yakni Menjemput Takdir Sejarah dan Berubah Demi Rakyat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Timnas Indonesia masih berpeluang lolos ke semifinal Piala AFF 2026 meski kalah 0-3 dari Vietnam. Berikut skenario yang harus terjadi.
Pemkab Kulonprogo menargetkan 1.554 kasus pertanahan tuntas pada 2029 demi kepastian hukum warga dan mendorong investasi.
Helikopter Mi-17V5 mengalami kecelakaan saat pemadaman karhutla di Seruyan, Kalteng. Satu personel meninggal dan proses evakuasi berlangsung.
BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan se-DIY memperkuat koordinasi untuk meningkatkan kepatuhan perusahaan melindungi pekerja.
Nusron Wahid menjalani pemeriksaan KPK selama lima jam dan menegaskan perjalanan ke luar negeri telah mendapat persetujuan Kemensetneg.
Mabes Polri memastikan soliditas internal tetap terjaga setelah Listyo Sigit dan dua jenderal ditetapkan sebagai tersangka kasus penyadapan.