Kebakaran Lahan Dekat Tol Semarang-Solo, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Menkominfo Johnny G Plate mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/4/2023). Raker tersebut membahas RUU tentang perubahan kedua atas Undang - undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). ANTARA FOTO/Galih Pradipta - tom.
Harianjogja.com, SOLO—Penetapan Menkominfo Johnny G Plate sebagai tersangka kasus dugaan korupsi BTS, membuat publik penasaran dengan profil dan sepak terjangnya di dunia politik Tanah Air.
BACA JUGA: Menkominfo Johnny G Plate Jadi Tersangka dan Langsung Ditahan
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, pihak Kejagung langsung menahan Johnny G Plate. Politisi NasDem itu kemudian dibawa ke rumah tahanan (Rutan) Salemba.
Dalam siaran Breaking News KompasTV di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (17/5/2023), Plate terlihat mengenakan rompi tahanan Kejagung warna merah muda.
Dia ditahan setelah sebelumnya diperiksa oleh penyidik dan langsung dibawa ke mobil tahanan. “Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut meningkatkan status yang bersangkutan [Johnny Plate] dari saksi menjadi tersangka,” kata Dirdik di Kejagung, Rabu.
Berdasarkan penelusuran profil Johnny G Plate di laman resmi Kementerian Kominfo, tersangka kasus dugaan korupsi BTS ini pernah terjun di bisnis alat-alat perkebunan pada awal 1980-an. Saat itu sedang marak pembukaan perkebunan di Kalimantan dan Papua. Sukses di alat pertanian, lulusan S1 Universitas Katolik Atma Jaya ini bersama koleganya memperluas bisnisnya ke dunia transportasi penerbangan. Ia sempat menjadi bagian dari bisnis Air Asia.
Berhasil sebagai pengusaha, Johnny G Plate kemudian tertarik ke panggung politik. Kiprah politiknya ditandai saat ia bergabung dengan Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia (PKDI). Ia sempat dipercaya sebagai Ketua Mahkamah PKDI hingga 2013. Setelah itu, Johnny hijrah ke Partai NasDem. Pada 2017, ia ditunjuk menjadi Sekjen Partai Nardem menggantikan yang lama untuk meneruskan periode 2013-2018.
Pria kelahiran 10 September 1956 ini menempuh pendidikan di Akademi Ilmu Pelayaran RI pada 1977, kemudian melanjutkan S1 di Universitas Katolik Atmajaya.
Dari profilnya, Johnny G Plate yang juga tersangka kasus dugaan korupsi BTS ini pernah menjabat berbagai posisi, berikut ini di antaranya.
Anggota DPR RI pada tahun 2014-2019
Ketua Departemen Energi da Sumber Daya Alam Korwil Bali, NTT, NTB Nasdem pada tahun 2013-2017.
Ketua MPKDI pada tahun 2012-2013.
Penasihat Awam PP Pemuda Katolik Indonesia pada tahun 2012-2013.
Direktur Utama PT Airasia Mitra Investama pada 2012.
Ketua Depertim PKDI pada tahun 2010-2013.
Dewan Komisaris Ikatan Sarjana Katolik Indonesia pada 2010-2013.
Group CEO PT Bima Palma Nugraha pada 2008.
Direktur Utama PT Gajendra Adhi Sakti pada 2008.
Komisaris PT Mandosawo Putratama S pada 2007.
Komisaris PT Indonesia Airasia pada 2005.
Komisaris Utama PT Aryan Indonesia pada 2005.
Komisaris PT TJB Power Service pada 2005.
Dewan Pertimbangan Perhimpunan Mahasiswa Katolik RI pada 1985-2013.
Anggota Perhimpunan Mahasiswa Katolik RI pada 1980-1985.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Pameran buku di Jogja semakin marak, tetapi penjualan belum tentu meningkat. Penyelenggara menyebut pengunjung terbagi dan daya beli menurun.
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.
Pemkot Jogja diminta mencermati sungai dan bantaran rawan banjir serta memastikan talut dan sedimentasi ditangani sebelum musim hujan.
Polda Jateng melacak 88 anak dengan kelainan kaki bawaan CTEV untuk memastikan mendapat penanganan medis sesuai kebutuhannya.
Mengenal PM10 dan PM2.5 dalam abu vulkanik serta dampaknya bagi kesehatan pernapasan dan cara mengurangi risiko paparannya.