TPA Tamangapa Makassar Dibenahi, Pemkot Targetkan Open Dumping Berakhir
Pemkot Makassar mempercepat pembenahan TPA Tamangapa untuk memenuhi ketentuan KLH, mengakhiri open dumping, dan memperbaiki kondisi lingkungan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang Supriatna. ANTARA/HO-Kejaksaan Agung RI\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Kejaksaan Agung (Kejagung) mendalami dugaan aliran dana Rp40 miliar dari taipan properti Tan Kian kepada eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Pendalaman tersebut menjadi salah satu materi pemeriksaan Febrie yang kembali diperiksa sebagai tersangka oleh Tim Sembilan Kejagung RI pada Kamis (3/9/2026).
Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna mengatakan penyidik tidak hanya mendalami dugaan aliran dana tersebut, tetapi juga memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan alat bukti lain.
"Iya, didalami. Kan tidak hanya itu, kan ada saksi-saksi lain dan alat bukti lain," ujar Anang di Kejagung, Kamis (3/9/2026).
Dugaan Aliran Dana Terkait Kasus Asabri
Anang menjelaskan terdapat dua jenis tindak pidana yang sejauh ini diduga menjerat mantan pimpinan Pidsus Kejagung tersebut. Keduanya yakni tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tindak pidana korupsi asal.
Salah satu tindak pidana asal yang didalami berkaitan dengan penanganan kasus korupsi Asabri. Dalam perkara tersebut, Febrie diduga menerima uang Rp40 miliar dari Tan Kian.
"Tindak TPPU dan tindak pidana korupsi asalnya. Nah, itu yang saudara sebutkan [uang Rp40 miliar dari Tan Kian] itu berarti ke tindak pidana asalnya, salah satunya," imbuhnya.
Pemeriksaan terhadap Febrie dilakukan dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Pada hari yang sama, tersangka Nurman Herin (NH) juga diperiksa dalam perkara tersebut.
Namun, Anang menegaskan Nurman diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Febrie Adriansyah, bukan sebagai tersangka dalam pemeriksaan tersebut.
"Itu kalau NH itu diperiksa sebagai saksi ya, bukan tersangka. NH diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FA. FA sebagai tersangka diperiksa," katanya.
WNA Jadi Saksi Meringankan Don Ritto
Selain mendalami perkara yang menjerat Febrie, penyidik Kejagung juga memeriksa seorang warga negara asing (WNA) sebagai saksi meringankan tersangka kasus TPPU Febrie Adriansyah, Don Ritto.
Anang mengatakan pemeriksaan terhadap WNA tersebut telah dilakukan pada pekan lalu.
“Sudah [diperiksa] minggu lalu,” kata Anang saat dihubungi, Kamis.
Meski demikian, Anang tidak mengungkap sosok WNA tersebut. Ia juga tidak menjelaskan materi yang didalami penyidik dalam pemeriksaan tersebut.
Anang sekaligus membantah pemeriksaan WNA itu berkaitan dengan pendalaman aliran dana melalui mata uang kripto.
“Tidak [terkait mata uang kripto],” imbuhnya.
Don Ritto Kembali Diperiksa
Dalam perkembangan terbaru, Anang menyatakan penyidik Tim 9 Kejagung telah memeriksa Don Ritto dalam kasus dugaan korupsi TPPU Febrie Adriansyah pada Selasa (1/9/2026).
Pemeriksaan terhadap Don Ritto dilakukan untuk melengkapi berkas perkara sekaligus pembuktian dalam kasus dugaan korupsi yang menyeret Febrie.
Dengan pemeriksaan tersebut, penyidik masih mendalami rangkaian perkara, termasuk dugaan tindak pidana korupsi asal dan TPPU serta keterangan dari pihak-pihak yang diperiksa dalam perkara tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemkot Makassar mempercepat pembenahan TPA Tamangapa untuk memenuhi ketentuan KLH, mengakhiri open dumping, dan memperbaiki kondisi lingkungan.
Pemkot Jogja memperkenalkan Jogja Learning Wallet untuk mengintegrasikan pengembangan kompetensi ASN berbasis data.
Trans Sembada Sleman disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan akibat perubahan mobilitas setelah jalan tol beroperasi.
BBW 2026 Jogja di JEC ramai pemburu buku anak. Jastip dan orang tua memburu buku edukatif, bergambar, hingga interaktif.
Polri mengungkap jaringan judi daring dengan omzet Rp7,5 miliar per bulan dan memblokir 42 rekening terkait perkara tersebut.
Bansos cash transfer akan diuji coba awal 2027. Luhut menyebut pemerintah juga melibatkan Pemda dalam pendataan penerima bansos.