Prabowo Perintahkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Prabowo menginstruksikan pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di Selat Sunda. Sebanyak 11 kapal dikerahkan.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menjelaskan rencana operasi SAR hari kedua kapal penumpang hilang kontak di Dermaga Marina Lippo Carita, Pandeglang, Banten, Rabu (9/9/2026). Antara-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, PANDEGLANG— Basarnas belum menemukan tanda keberadaan lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Pulau Sertung. Hasil pemantauan visual menggunakan teropong hingga Jumat (11/9) juga belum menunjukkan tanda-tanda penemuan para jurnalis tersebut.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan tim SAR gabungan bersama nelayan setempat sebelumnya telah turun ke sejumlah pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau. Namun, pencarian secara langsung di Pulau Sertung belum dapat dilakukan karena wilayah tersebut masih dinyatakan rawan oleh PVMBG.
Pulau Sertung berada dalam radius 3 kilometer dari Gunung Anak Krakatau. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan utama tim SAR dalam menentukan langkah pencarian demi keselamatan personel.
"Untuk Pulau Sertung, itu memasuki radius 3 km ya, sebagaimana kita ketahui bersama data dari PVMBG menyatakan bahwa itu masih daerah rawan, tetapi kami akan tetap berupaya bagaimana kita bisa masuk ke situ dari data BMKG, data BNPB, perkiraan tindakan apa yang harus kita lakukan supaya kita bisa masuk ke situ untuk memastikan," paparnya.
Pencarian Diperluas dengan Drone
Selain pencarian di sejumlah pulau sekitar Gunung Anak Krakatau, Basarnas memperluas upaya pencarian menggunakan drone di Pulau Sangiang. Operasi tersebut dilakukan dengan menggunakan Kapal Negara Search and Rescue (KN SAR) Tetuka.
Namun, pemantauan menggunakan drone belum memberikan hasil maksimal karena kondisi wilayah masih tertutup asap. Tebalnya kabut asap membuat visualisasi dari udara menjadi terkendala.
"Untuk hari ini, informasi dari rekan-rekan di lapangan yang di sekitar yang menggunakan drone, yaitu KN SAR Tetuka, mencoba hal tersebut dan hasilnya tidak bisa karena kabut asap sangat tebal," ucap Amrad.
Amrad menegaskan Basarnas tetap mengacu pada informasi dari BMKG dan PVMBG dalam menjalankan proses pencarian. Informasi tersebut mencakup perkembangan cuaca dan kondisi di lapangan untuk memastikan keselamatan tim SAR.
BMKG dan PVMBG Pantau Kondisi Per Jam
Menurut Amrad, tim dari BMKG dan PVMBG terus memberikan informasi mengenai perkembangan kondisi di sekitar lokasi pencarian. Laporan tersebut disampaikan secara berkala, termasuk apabila terdapat kondisi yang membutuhkan penanganan segera.
"Jadi, rekan-rekan yang dari BMKG termasuk dari PVMBG itu selalu memberikan informasi, mereka melaporkan per jam perkembangannya, apabila ada urgensi, itu akan menyampaikan ke kami," tuturnya.
Lima Jurnalis Hilang Kontak Sejak 7 September
Pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas diketahui meliput erupsi Gunung Anak Krakatau bersama empat pewarta foto lainnya. Mereka adalah Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni yang merupakan fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.
Kelima pewarta foto tersebut hilang kontak sejak Senin (7/9). Saat itu, mereka sedang melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo menginstruksikan pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di Selat Sunda. Sebanyak 11 kapal dikerahkan.
Polda Jateng melacak 88 anak dengan kelainan kaki bawaan CTEV untuk memastikan mendapat penanganan medis sesuai kebutuhannya.
Mengenal PM10 dan PM2.5 dalam abu vulkanik serta dampaknya bagi kesehatan pernapasan dan cara mengurangi risiko paparannya.
New York melarang AI generatif bagi siswa kelas 2-K hingga kelas 8. Ini dampak penggunaan AI terhadap kognitif dan sosial anak.
Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat mengawasi penyaluran Pertalite dan biosolar di tengah gangguan distribusi BBM akibat sungai surut.
Arya Saloka mengungkap pengalaman menjadi cowboy dan belajar berkuda di film Empat Musim Pertiwi yang tayang 8 Oktober 2026.