Program Makan Bergizi Gratis Dapat Rp240 Triliun pada 2027
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.
Sejumlah perajin anyaman bambu sedang membuat besek. /Ist.
Harianjogja.com, SLEMAN--Penjualan produk kerajinan anyaman bambu di Desa Sendangmulyo, Minggir Sleman mengalami penurunan hingga 80%. Kelompok ini mendapatkan perhatian dari Polda DIY melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) dan didorong agar bangkit di tengah penurunan ke PPKM Level 3 DIY.
Carik Desa Sendangmulyo, Minggir, Sleman Wawan Gunawan menjelaskan perajin anyaman bambu di desanya berhenti total selama pandemi Covid-19. Alasannya karena hasil produksi seperti besek serrta tampah sama sekali tidak laku di pasaran. Akibatnya penjualan menurun hingga 80%.
BACA JUGA : Bansos Tunai di Jogja Sudah Cair, Tahap Awal di 5 Kelurahan
"Karena kondisi banyak perajin ini harus beralih profesi menjadi buruh harian lepas. Karena hasil produk anyaman bambu seperti besek dan tampah tidak laku, kalau diperkirakan penjualannya turun sampai 80 persen,” katanya, Rabu (8/9/2021).
Oleh sebab itu, kata dia, bantuan dari Polda DIY berupa paket bansos sembako sangat bermanfaat bagi para perajin terdampak Covid-19. “Paling tidak, ini bisa meringankan para pelaku UMKM dalam hal ini perajin anyaman bambu,” katanya.
Kasubdit 2 Ditintelkam Polda DIY Kompol Dwi Prasetyo menambahkan penyaluran bantuan tersebut diberikan kepada warga di 16 pedukuhan di Sendangmulyo, Minggir, Sleman. Mereka sebagian besar merupakan dari warga yang tergabung di UMKM sentra kerajinan anyaman bambu yang berhenti produksi akibat Covid-19.
“Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian Polda DIY kepada pelaku UMKM dan masyarakat umum di Desa Sendangmulyo dalam bentuk pemberian bansos sembako. Selain itu ada kegiatan vaksinasi massal 1.000 dosis pertama vaksin sinovac,” katanya.
BACA JUGA : 50.000 Warga Kota Jogja Jadi Sasaran Penerima Bansos
Melalui pemberian vaksin kepada para perajin harapannya supaya aktivitas produksi dan distribusi tidak terjadi penularan Covid-19. Mengingat pemerintah mewajibkan untuk minimal vaksinasi dosis pertama untuk mobilitas berkaitan dengan aktivitas perekonomian.
“Selain itu PPKM yang telah Level 3 ini harus kita imbangi dengan penerapak prokes ketat. Tentunya perekonomian diharapkan akan mampu bangkit kembali. Kepada warga yang terdampak pandemi COVID-19, terutama bagi pelaku UMKM, agar termotivasi untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.
RAPBN 2027 menargetkan pendapatan Rp3.426 triliun dan belanja Rp4.097,2 triliun, dengan defisit dipersempit menjadi 2,4% terhadap PDB.